Bukan Carlos Prates, Petarung Ini Disebut Bisa Jadi Ujian Berat Islam Makhachev Selanjutnya
- Kolase tvOnenews.com / instagram Islam Makhachev / thenightmare_170
tvOnenews.com - Petarung kelas welter UFC Sean Brady menilai Michael Morales dapat menjadi lawan yang lebih sulit bagi Islam Makhachev dibandingkan Carlos Prates. Menurut Brady, masih banyak aspek dari kemampuan Morales yang belum teruji sepenuhnya di level elite.
Sebagaimana diketahui, Makhachev baru saja mempertahankan gelar kelas welter setelah mengalahkan Ian Machado Garry di UFC 330. Kini, dua nama yang berada dalam persaingan untuk mendapatkan kesempatan perebutan gelar berikutnya adalah Carlos Prates dan Michael Morales.
Islam Makhachev sendiri menilai Carlos Prates sebagai penantang yang lebih layak. Namun, Brady memiliki pandangan berbeda.
- Reuters-Kyle Ross-Imagn Images
Prates sempat mengalami kekalahan pertamanya di UFC dari Ian Machado Garry. Setelah itu, ia bangkit dengan mencatatkan tiga kemenangan KO beruntun atas Geoff Neal, Leon Edwards, dan Jack Della Maddalena.
Sementara itu, Michael Morales mempertahankan rekor sempurnanya setelah menghentikan Brady melalui TKO pada ronde pertama di UFC 322.
Brady mengakui bahwa kekuatan Prates dalam urusan KO tidak bisa diremehkan. Namun, ia menilai gaya Morales justru dapat memberikan tantangan yang lebih kompleks bagi Makhachev.
"Saya rasa Prates bisa mengalahkan siapa pun dengan KO, pasti," kata Brady dalam "The Ariel Helwani Show."
"Dari Morales dan Prates, semua orang akan mengatakan saya bias karena saya kalah dari Morales. Saya rasa Morales akan memberinya perlawanan yang lebih sengit."
Brady mengatakan dirinya sudah pernah meminta pertarungan melawan Prates sehingga cukup banyak mempelajari rekaman pertarungannya. Dari pengamatannya, ia melihat celah yang mungkin dapat dimanfaatkan Makhachev.
"Saya sudah meminta pertarungan melawan Carlos Prates sebelumnya, jadi saya telah mempelajari rekaman pertandingannya, di mana saya melihat petarung di ONE FC menjatuhkannya dan mengalahkannya di atas matras."
Menurut Brady, kemampuan grappling Islam Makhachev dapat menjadi faktor penting ketika menghadapi Carlos Prates.
"Saya pikir Islam akan mampu melakukan hal yang sama, sedangkan dengan Morales, kita masih belum tahu seberapa bagus dia. Kita masih belum tahu seberapa bagus permainan larinya. Kita belum tahu seberapa bagus staminanya. Kita belum tahu semua hal ini, dan saya pikir itu akan sangat berpengaruh."
Selain membandingkan kedua calon penantang tersebut, Brady juga menilai Morales sebaiknya belum langsung mendapatkan kesempatan perebutan gelar.
Morales sudah cukup lama tidak bertanding. Pertarungan terakhirnya terjadi pada November ketika ia mengalahkan Brady melalui TKO ronde pertama.
- Instagram/miichaelufc
Brady menilai Morales membutuhkan satu pertandingan lagi untuk membuktikan bahwa dirinya benar-benar siap menghadapi perebutan gelar.
"Tapi menurutku dia butuh satu pertarungan lagi," kata Brady.
"Dia mengalahkanku November lalu. Pasti akan butuh waktu setahun sampai dia bertarung lagi. Kurasa dia butuh satu pertarungan lagi."
Brady bahkan sudah memiliki dua kandidat lawan yang menurutnya cocok untuk Morales, yakni Ian Machado Garry atau Shavkat Rakhmonov.
"Aku akan mempertemukannya dengan Ian, atau kudengar Shavkat (Rakhmonov) akan kembali pada akhir tahun ini atau awal tahun depan, mempertemukannya dengan Shavkat."
Jika UFC mengikuti skenario tersebut, Morales harus kembali melewati satu ujian sebelum berpeluang menantang Makhachev. Di sisi lain, Prates tetap menjadi salah satu kandidat terkuat berkat tiga kemenangan KO beruntun yang diraihnya.
Load more