Tinju Dunia: WBA Perintahkan Teofimo Lopez Hadapi Jack Catterall untuk Perebutan Gelar Juara
- Freepik/viarprodesign
Jakarta, tvOnenews.com - World Boxing Association (WBA) resmi memerintahkan Teofimo Lopez untuk menghadapi Jack Catterall. Duel wajib itu merupakan konsekuensi dari kewajiban gelar yang sebelumnya melekat pada Rolando “Rolly” Romero.
Melalui laman resminya, WBA memerintahkan Teofimo Lopez selaku juara super kelas welter untuk berhadapan dengan juara kelas welter WBA yakni Jack Catterall.
"Keputusan ini berawal dari syarat-syarat yang ditetapkan oleh Komite Kejuaraan ketika Rolando ‘Rolly’ Romero diangkat menjadi juara super WBA," tulis pernyataan WBA.
Pasalnya Romero ditetapkan sebagai juara super WBA dan organisasi menetapkan pemenang duel Shakhram Giyasov kontra Catterall harus menghadapi Romero. Namun, Lopez mampu mengalahkan Romero melalui keputusan mayoritas pada 22 Agustus 2026 dan mengambil alih status juara super.
Alhasil kini Lopez otomatis mewarisi kewajiban yang sebelumnya dibebankan kepada Romero. WBA pun menetapkan Catterall sebagai lawan wajib bagi petinju asal Amerika Serikat tersebut.
Lopez saat ini memiliki rekor 23 kemenangan dan dua kekalahan, termasuk 13 kemenangan KO. Sementara itu, Catterall mengoleksi 33 kemenangan dan dua kekalahan dengan 14 kemenangan KO setelah merebut gelar WBA dari Giyasov pada Mei 2026.
WBA memberikan waktu 30 hari kepada kedua kubu untuk mencapai kesepakatan pertarungan. Periode negosiasi dimulai 22 September dan berakhir pada 22 Oktober 2026, mencakup pembahasan jadwal, lokasi, serta pembagian hak pertandingan.
Jika negosiasi menemui jalan buntu atau salah satu pihak menghentikan proses tersebut, Komite Kejuaraan WBA dapat memerintahkan purse bid dengan persetujuan Presiden WBA. Mekanisme itu akan menentukan proses promosi pertarungan apabila kedua pihak gagal mencapai kesepakatan langsung.
Pertarungan Lopez vs Catterall juga menjadi sorotan lantaran Lopez sebelumnya dikaitkan dengan rencana duel besar melawan pemegang gelar WBC Ryan Garcia.
Perintah wajib dari WBA membuat Teofimo Lopez harus terlebih dahulu mempertimbangkan kewajiban mempertahankan gelar tersebut.
(ant/nad)
Load more