Kejujuran Paddy Pimblett soal Kekalahan dari Justin Gaethje di UFC: Tak Lagi Goyahkan Mentalnya
- Stephen R. Sylvanie-Imagn Images/REUTERS
tvOnenews.com - Paddy Pimblett mengaku merasakan pengalaman yang berbeda setelah menelan kekalahan dalam pertarungan MMA terbarunya.
Petarung berjuluk 'The Baddy' itu mengaku bahwa kekalahan kali ini tidak memberikan dampak emosional sebesar yang pernah dialaminya pada masa lalu.
Pimblett mengawali kariernya di UFC dengan catatan tiga kekalahan sepanjang perjalanan profesionalnya. Namun, ia harus menjalani delapan pertarungan di dalam Octagon sebelum kembali menelan kekalahan.
- Stephen R. Sylvanie-Imagn Images/REUTERS
Momen tersebut terjadi ketika ia mendapatkan kesempatan pertamanya untuk memperebutkan gelar di panggung terbesar MMA. Dalam pertarungan utama UFC 324 pada Januari lalu, petarung asal Liverpool itu harus mengakui keunggulan Justin Gaethje.
Meski mengalami kekalahan dalam perebutan gelar tersebut, Pimblett tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali bangkit. Respons positifnya dalam menghadapi hasil buruk itu juga bukan sesuatu yang mengejutkan, mengingat ia pernah menunjukkan sikap serupa setelah mengalami kekalahan pertamanya di UFC.
Kekalahan dari Gaethje ternyata tidak terlalu memengaruhi Pimblett jika dibandingkan dengan kekalahan-kekalahan yang pernah dialaminya dalam pertarungan MMA sebelumnya.
Terlebih lagi, persaingan di divisi kelas ringan terus berkembang setelah Justin Gaethje mengalahkan Ilia Topuria dalam ajang UFC Freedom 250 pada Juni untuk merebut gelar juara kelas ringan tak terbantahkan.
Beberapa minggu setelah hasil tersebut, Pimblett kembali mencatatkan kemenangan penting untuk menjaga posisinya dalam persaingan menuju perebutan gelar. I
a berhasil menaklukkan Benoit Saint-Denis melalui kuncian leher hanya dalam waktu 52 detik pada ajang International Fight Week. Kemenangan cepat tersebut membuat namanya tetap diperhitungkan di divisi kelas ringan, meskipun ia mengawali kampanyenya pada 2026 dengan kekalahan.
Bagi mantan juara Cage Warriors itu, kekalahan dari Gaethje justru menjadi bagian dari proses perkembangan dirinya sebagai petarung. Ia mengaku mampu menerima hasil pertandingan tersebut dengan lebih tenang dan tetap percaya diri bahwa pengalaman itu akan membantunya menjadi lebih baik.
Dalam wawancara terbarunya bersama All Out Fighting, Pimblett mengungkapkan perbedaan respons emosional yang ia rasakan setelah kekalahan tersebut.
“Tahukah Anda apa yang gila? Kekalahan ini berdampak lebih sedikit pada saya dibandingkan kekalahan dalam pertarungan lain di masa lalu,” kata Pimblett.
Load more