GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awas, Anak Didik Valentino Rossi Siap Rajai OnePrix 2021

Bisa berlatih bersama pembalap sekaliber Valentino Rossi, mungkin menjadi mimpi para rider di Indonesia.
Kamis, 4 November 2021 - 19:22 WIB
Awas, Anak Didik Valentino Rossi Siap Merajai OnePrix 2021
Sumber :
  • tvone

Jakarta - Bisa berlatih bersama pembalap sekaliber Valentino Rossi, mungkin menjadi mimpi para rider di Indonesia. Muhammad Faerozi menjadi salah satu atlet yang berhasil menggapai mimpi tersebut. Nama Faerozi melambung, usai memimpin klasemen sementara kelas expert OnePrix 2021. Hegemoninya berhasil menenggelamkan nama-nama besar, macam Fitriansyah Kete, Rafid Topan Sucipto, hingga Wawan Wello.

Pembalap berusia 18 tahun tersebut mendominasi OnePrix 2021 sejak putaran pertama hingga putaran kedua lalu. Lantas apa rahasia pembalap asal Papua Barat ini begitu fenomenal di ajang balap nasional? Bergabung bersama tim Yamaha menjadi anugerah tersendiri bagi anak ketiga dari enam bersaudara tersebut. Di tahun pertamanya bersama Yamaha Racing Indonesia, tahun 2019 lalu, ia langsung mendapat kesempatan, belajar dan sekolah di sekolah Valentino Rossi, V46 Racing Academy. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekolah Rossi sangat spesial. Dari akademi ini pula lahir sejumlah pembalap top dunia. Sebut saja, Franco Morbidelli, Luca Marini, hingga Francesco Bagnaia. Berlatih dengan nama-nama beken, pantas pula jika cara membalap Faerozi cukup apik. Bahkan, meski usia muda, ia sudah tampil di ajang road race Asia, ARRC AP250.

"Untuk selama kegiatan di sana (akademi Rossi, red) itu biaya semua ditanggung Yamaha Racing Indonesia  dan orang tua tidak ikut mendampingi," Faerozi mengenang kala berguru di Italia. Faerozi menceritakan, selama belajar di sana, ia tidak menemui kendala berarti. Ia bisa menyerap ilmu dari para pakar balap yang menjadi mentor disana.

"Kesulitannya tidak ada, paling sedikit kesulitan di bahasa saja, tapi kita dari YRI ada penerjemah juga," paparnya. Faerozi mengaku, tak menyia-nyiakan kesempatan selama mengikuti bimbingan di sana. Apalagi, ia bisa meningkatkan skill membalapnya. "Yang saya ingin capai ketika di akademi VR46 kala itu, menjadi murid atau peserta terbaik dari yang lain. Saat itu saya juga ingin mendapatkan ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya untuk membuat saya bisa lebih baik ke depan di balap yang saya ikuti," tambahnya.

Bermodal latihan di akademi elit membuat Faerozi cukup dominan di pentas OnePrix tahun ini. Untuk sementara ia memuncaki klasemen kelas expert dengan meraih 77 poin. Ia unggul tiga angka dari peringkat kedua, Aditya Fauzi. Jika mampu menjaga konsistensi, bukan mustahil Faerozi akan menyabet gelar juara nasional. Sesuai dengan targetnya yang ingin merebut gelar kampiun kelas OP1 alias expert.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah
Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Persoalan lahan PT Raya Sawit Manunggal (RSM) dibawah naungan BGA Group di Kabupaten Ketapang kembali memanas.
Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar sementara pemain diaspora Timnas Indonesia mulai terbongkar, tiga nama mencuat setelah John Herdman memantau enam talenta muda dari empat negara.
AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

Foolad Sirjan Iranian berhasil menyegel satu tempat di babak final AVC Champions League 2026 setelah berhasil menaklukan JTEKT Stings Aichi di babak semifinal
Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang persiapan melakoni agenda krusial FIFA Matchday periode Juni 2026 mendatang. Benteng kokoh sekaligus -

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT