Marc Marquez Dapat Peringatan dari Bos Ducati Jelang Balapan Perdana MotoGP 2025, Singgung Potensi Perang Dingin dengan Francesco Bagnaia
- Ducati Corse
Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez mendapat peringatan dari bos Ducati jelang balapan perdana MotoGP 2025.
Balapan seri pembuka akan digelar di Sirkuit Buriram, Thailand pada 2 Maret 2025 mendatang.
Jelang balapan tersebut, manajer tim Ducati, Davide Tardozzi mengingatkan kepada Marc Marquez kalau Ducati dipastikan akan mengambil tindakan tegas jika terjadi ketegangan antara para pembalap mereka.
- Instagram.com/ducaticorse
Seperti diketahui, keputusan Ducati untuk menggunakan dua pembalap juara yakni Marc Marquez dan Francesco Bagnaia memang menjadi sorotan.
Keduanya diyakini tidak akan akur mengingat ambisi besar untuk saling unjuk gigi sebagai yang terbaik.
Meski demikian, Tardozzi mengatakan Ducati sama sekali tak mengkhawatirkan hal tersebut.
Dia yakin Ducati akan mengambil langkah tegas untuk mengatasi permasalahan yang akan terjadi antara Marquez dan Pecco.
“Jika sewaktu-waktu terjadi ketegangan atau masalah di antara mereka, lihat saja, bagaimanapun, Ducati adalah Ducati. Saya tahu Gigi. Jika dia harus melakukannya (marah), dialah yang akan memutuskan," tutur Tardozzi dilansir dari laman Speedweek.
"Saya sudah mengatakan bahwa lebih mudah bekerja dengan dua juara yang tahu apa yang harus mereka lakukan, daripada terus-menerus mengawasi pembalap muda yang bisa melupakan apa pun, di mana dan kapan saja," lanjut Tardozzi.
Terlepas dari persaingan ketat yang akan melibatkan dua pembalapnya, Tardozzi yakin Marc Marquez dan Francesco Bagnaia sudah lebih dewasa untuk menyikapi kompetisi di dalam tim.
"Pecco dan Marc adalah dua pembalap yang saling menghormati, dan mereka berdua cukup pintar untuk tahu bagaimana harus bersikap," imbuhnya.
Lebih lanjut, Tardozzi juga mengatakan langkah Ducati untuk menggunakan dua pembalap kuat di MotoGP 2025 sudah sangat tepat.
Menurutnya, memang seharusnya Ducati diperkuat dua pembalap juara untuk melanjutkan dominasi mereka dalam beberapa musimt terakhir.
“Pekerjaan saya di garasi akan tetap sama. Mengelola kedua juara ini, kedua pembalap ini, mungkin akan jauh lebih mudah daripada memiliki seorang anak muda yang harus belajar, yang harus diajari segalanya.
Load more