News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalani Race Moto2 Qatar Sambil Menahan Rasa Sakit, Mario Aji Bertekad Tampil Lebih Baik di Jerez

Rider kebanggaan Indonesia, Mario Aji, harus puas menerima hasil yang cukup mengecewakan pada gelaran Moto2 Qatar 2025 akhir pekan lalu.
Rabu, 16 April 2025 - 17:43 WIB
Mario Aji
Sumber :
  • Instagram/Mario Suryo Aji

tvOnenews.com - Rider kebanggaan Indonesia, Mario Aji, harus puas menerima hasil yang cukup mengecewakan pada gelaran Moto2 Qatar 2025 akhir pekan lalu.

Nasib kurang mujur menimpa Mario Aji pada gelaran Moto2 Qatar 2025 yang berlangsung di Sirkuit Losail akhir pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tampil cukup baik saat sesi latihan, Mario Aji mengalami crash saat sesi kualifikasi Moto2 Qatar 2025.


Mario Aji (sumber: Instagram/Mario Suryo Aji)

Dia mengalami insiden high side pada sesi akhir kualifikasi kedua (Q2) Minggu dini hari 13 April 2024.

Rider yang membela Honda Team Asia itu terpental dari motor dan mendarat di aspal dengan keras setelah kehilangan cengkeraman ban depan. 

Bahkan Mario Aji harus menjalani pemeriksaan medis terlebih dahulu untuk mendapat izin turun saat balapan utama Moto2 Qatar.

Hal tersebut tentu mempengaruhi performa Mario Aji yang harus memulai dari Posisi ke-17 saat race.

Dengan susah payah menahan rasa sakit, Mario Aji hanya mampu finis di posisi ke-23 Moto2 Qatar 2025.

Mario Aji (sumber: Instagram/Mario Suryo Aji)

Melansir dari laman Honda Team Asia, Mario Aji mengungkapkan kalau dirinya menjalani balapan dengan menahan rasa sakit karena crash di hari sebelumnya.

Dengan kondisi tersebut, Mario Aji menyebut kalau balapan di Qatar hari Minggu lalu tidak ideal untuknya.

"Itu jelas bukan balapan yang ideal. Saya merasa tidak nyaman di kaki dan punggung, dan banyak hal berubah setelah kecelakaan pada hari Sabtu. Meskipun demikian, saya bangga karena berhasil menyelesaikan balapan, itu tidak mudah," kata Mario Aji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mario Aji juga mengaku sangat tidak puas dengan hasil yang ia raih di Moto2 Qatar dan berharap bisa mendapat hasil lebih baik di race berikutnya.

"Tentu saja, saya tidak puas dengan hasilnya, tetapi saya harus menerimanya mengingat situasinya. Yang penting sekarang adalah menjaga motivasi tetap tinggi dan fokus untuk kembali lebih kuat di Jerez, terutama dalam kondisi fisik yang lebih baik, yang saya tahu akan membantu saya tampil lebih baik," ungkap Mario Aji.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT