News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sirkuit Mandalika Resmi Jadi Tuan Rumah Kejurnas Indonesia Touring Car Race 2025

Sirkuit Mandalika resmi menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (kejurnas) balap mobil bertajuk Indonesia Touring Car Race (ITCR) 2025.
Minggu, 1 Juni 2025 - 11:49 WIB
Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB
Sumber :
  • ANTARA/Akhyar Rosidi

Jakarta, tvOnenews.com - Sirkuit Mandalika resmi menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (kejurnas) balap mobil bertajuk Indonesia Touring Car Race (ITCR) 2025.

Kabar ini diumumkan langsung oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA), di mana Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat akan menjadi tuan rumah ITCR 2025 yang berlangsung dalam tiga seri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yakni seri pertama pada 18-20 Juli, lalu seri kedua 24-26 Oktober serta seri ketiga pada 12-14 Desember 2025 mendatang.

"Kejurnas ITCR 2025 akan digelar dalam tiga seri utama sebagai bagian dari rangkaian Mandalika Festival of Speed (MFOS), yaitu pada 18-20 Juli, 24-26 Oktober, dan 12-14 Desember," kata Direktur Utama MGPA Priandi Satria.

ITCR 2025 kembali menjadi perhatian dalam kalender balap mobil nasional tahun ini. Ajang balap ini merupakan bagian integral dari Indonesia Touring Car Championship (ITCC).

"Ini adalah program yang sangat bagus dan sebisa mungkin ada beberapa putaran setiap tahunnya sebagai ajang pembibitan pembalap roda empat dan juga untuk memberikan exposure mengenai dunia otomotif Indonesia," katanya.

MGPA selaku pengelola Sirkuit Mandalika, lanjut dia, merasa bangga dapat menghadirkan Indonesia Touring Car Race sebagai bagian dari Mandalika Festival Of Speed (MFOS) 2025.

"Ini adalah bentuk nyata komitmen MGPA dalam mendukung pertumbuhan industri motorsport di Indonesia," katanya.

Untuk musim 2025, regulasi teknis dan sistem poin masih mengacu pada aturan yang ditetapkan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat. 

Tidak ada perubahan signifikan dari musim sebelumnya, termasuk dalam hal klasemen maupun mekanisme balap. Dengan kata lain, ITCR 2025 tetap mempertahankan standar kompetisi yang ketat dan profesional.

”Sirkuit Mandalika dinyatakan dalam kondisi prima untuk menggelar ajang ini," katanya.

Kesuksesan MFOS 1 yang bersamaan dengan GT World Challenge Asia menjadi bukti kesiapan sirkuit ini menggelar kompetisi skala nasional dan internasional.

Pihaknya berharap renovasi Sentul International Circuit selesai dalam waktunya, sehingga dapat kembali menyelenggarakan Kejurnas ITCR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Malah sangat memungkinkan ada dua kejuaraan nasional di tahun depan, sehingga semakin seru dan ramai,” katanya.

Para pembalap diyakini akan antusias, terlebih bagi mereka yang akan pertama kali mencicipi atmosfer balapan di sirkuit kebanggaan Indonesia ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa cara seseorang mengelola uang justru bisa menjadi faktor yang lebih menentukan dibanding besarnya nominal yang dimiliki.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

AC Milan sendiri mengikat Ruben Amorim dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan Massimiliano Allegri. 
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.

Trending

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Meski masih mempertahankan cerita yang sama, Moana live action mencoba memberikan pengalaman baru melalui visual yang lebih realistis, lanskap Polinesia yang megah, serta penampilan para pemeran manusia. 
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.
Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus komplotan pencuri pagar besi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, akhirnya terkuak. Kasus pencurian pagar besi ini terbongkar oleh warga sekitar.
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan pilot dan pembakaran pesawat PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

AC Milan sendiri mengikat Ruben Amorim dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan Massimiliano Allegri. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT