Menang di Hungaria, Marc Marquez Sepakat Dominasinya di MotoGP 2025 Seperti Tak Wajar: Saya Sadar...
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menegaskan bahwa dominasinya di MotoGP 2025 sejatinya bukan sesuatu yang wajar.
Meski gelar juara dunia semakin dekat, ia memilih tetap rendah hati karena yakin cepat atau lambat akan ada pembalap lain yang mampu mengalahkannya.

- Reuters
Setelah sukses menyapu bersih kemenangan di MotoGP Hungaria 2025 pada 22–24 Agustus lalu, Marquez kini mengoleksi 23 kemenangan sepanjang musim ini.
Marc Marquez tercatat sudah meraih 13 kemenangan Sprint dan 10 kemenangan Grand Prix.
Balaton Park juga tercatat menjadi sirkuit ke-22 yang pernah ia taklukkan di kelas premier.
Marquez mengakui kemenangannya di Hungaria terasa relatif mudah, namun ia tetap mewaspadai pesaing terdekatnya di klasemen, yakni adiknya Alex Marquez, Francesco Bagnaia, serta Marco Bezzecchi yang kerap jadi lawan sengit di lintasan.
“Saya tidak bisa berbohong, hari ini terasa sangat nyaman," ujar Marquez usai MotoGP Hungaria 2025.
"Memang ada momen berbahaya saat bersenggolan dengan Bezzecchi di dua tikungan awal, tapi setelah itu saya bisa tenang, menghangatkan ban, lalu melaju dengan ritme yang bagus,” lanjutnya.
Meski begitu, Marquez menekankan bahwa dominasinya tidak bisa dianggap normal.

- X @ducaticorse
Musim ini adalah pertama kalinya sejak 2019 ia mencatatkan 10 kemenangan Grand Prix dalam satu musim, mendekati catatan gemilangnya pada 2014 (13 kemenangan) dan 2019 (12 kemenangan).
“Ini memang jalur yang tepat menuju gelar. Tapi saya sadar, tidak normal menang setiap akhir pekan, baik di Sprint maupun balapan utama," katanya lagi.
Pasti akan ada hari di mana orang lain lebih cepat. Saat itu terjadi, saya harus puas finis di posisi kedua atau ketiga demi menjaga poin,” tegasnya.
Selanjutnya, Marc Marquez dan para pembalap di kelas utama lain akan kembali bersaing dalam MotoGP Catalunya 2025.
Balapan seri ke-15 tersebut akan digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada 5–7 September mendatang.
(aes)
Load more