News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Schumacher Sebut Nasib Lewis Hamilton di F1 2025 Sangat Tragis, Legenda Formula 1 Itu Tak Tega Melihat...

Perjalanan pembalap asal Inggris, Lewis Hamilton, bersama Ferrari di F1 2025 semakin menjadi sorotan setelah hasil mengecewakan di Zandvoort.
Selasa, 2 September 2025 - 17:56 WIB
Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

tvOnenews.com - Perjalanan pembalap asal Inggris, Lewis Hamilton, bersama Ferrari di F1 2025 semakin menjadi sorotan. 

Mantan pembalap F1, Ralf Schumacher, bahkan menyebut kondisinya saat ini tergolong tragis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hamilton kembali mengalami akhir pekan berat di F1 GP Belanda 2025 akhir pekan lalu. 

Lewis Hamilton
Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

 

Juara dunia tujuh kali itu harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah melakukan kesalahan fatal.

Saat sedang berada di posisi kelima, Hamilton kehilangan kendali dan menabrak dinding.

Insiden itu membuatnya gagal finis untuk pertama kali bersama Ferrari di musim ini.

Kecelakaan tersebut juga menghadirkan Safety Car yang justru merugikan rekan setimnya, Charles Leclerc.

Ia akhirnya kalah dari George Russell dan kehilangan posisi penting sebelum DNF setelah ditabrak Kimi Antonelli.

Bagi Hamilton, hasil di Zandvoort memperpanjang catatan buruknya musim ini dengan Ferrari.

Ia kini melakoni beberapa balapan beruntun tanpa poin, menambah tekanan besar dalam musim perdananya di Ferrari.

Lewis Hamilton di Ferrari
Lewis Hamilton di Ferrari
Sumber :
  • F1

 

Sepanjang F1 2025, Hamilton bahkan belum pernah naik podium di balapan utama.

Satu-satunya trofi yang diraih hanyalah dari sprint race F1 GP China 2025.

Meski begitu, Hamilton tetap berusaha optimis. Ia mengaku senang dengan perkembangan mobil Ferrari, meski hasil yang diharapkan masih jauh dari kenyataan.

Berbicara di Sky Germany, Ralf Schumacher menilai situasi Hamilton kini penuh tekanan.

Menurutnya, performa Hamilton masih ada, tetapi kondisinya tidak stabil.

"Saya perlahan mulai sedikit bingung, karena di satu sisi ia bisa melakukannya, tetapi di sisi lain ia tampaknya berada di bawah tekanan yang sangat besar, menempatkan dirinya di bawah tekanan," kata Schumacher.

“Jika sesuatu tidak terjadi segera, saya tidak tahu bagaimana dia bisa disarankan untuk melanjutkan di sana atau apa pun," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sungguh tragis melihatnya seperti ini saat ini. Meskipun kecepatannya masih ada, ada terlalu banyak hal yang terjadi di sekitarnya." tutupnya.

Kini, Ferrari harus bekerja lebih keras mencari solusi. Tanpa perbaikan cepat, perjuangan Hamilton berpotensi berlanjut penuh frustasi sepanjang musim.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Anjlok Lagi, Mensesneg: Insya Allah Kita Memiliki Fundamental Ekonomi yang Cukup Kuat

Rupiah Anjlok Lagi, Mensesneg: Insya Allah Kita Memiliki Fundamental Ekonomi yang Cukup Kuat

Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi nasional. 
Perkuat Ekosistem AI Nasional untuk Berbagai Sektor Industri, Telkom Luncurkan AIcosystem

Perkuat Ekosistem AI Nasional untuk Berbagai Sektor Industri, Telkom Luncurkan AIcosystem

AIcosystem yang diluncurkan Telkom dirancang untuk mengintegrasikan seluruh kemampuan AI yang dimiliki TelkomGroup ke dalam satu arah pengembangan yang strategis.
Jay Idzes Cedera dan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Kevin Diks: Dia Tidak Tergantikan

Jay Idzes Cedera dan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Kevin Diks: Dia Tidak Tergantikan

Kevin Diks angkat bicara mengenai absennya Jay Idzes dari skuad Timnas Indonesia pada FIFA Matchday bulan Juni 2026 ini.
BGN akan Fokuskan Makan Bergizi Gratis ke Wilayah 3T dan Kelompok 3B

BGN akan Fokuskan Makan Bergizi Gratis ke Wilayah 3T dan Kelompok 3B

Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penajaman sasaran pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 
John Herdman dan Kevin Diks Terima Tantangan Oman Untuk Rusak Rekor 38 Tahun Tak Terkalahkan dari Timnas Indonesia

John Herdman dan Kevin Diks Terima Tantangan Oman Untuk Rusak Rekor 38 Tahun Tak Terkalahkan dari Timnas Indonesia

Baik John Herdman dan Kevin Diks ternyata mengetahui fakta mengejutkan bahwa Timnas Indonesia terakhir menang dari Oman pada 1988 silam atau 38 tahun yang lalu. 
Kiper Timnas Indonesia Bikin Asia Melongo, Nilai Pasarnya Tembus Daftar Elite di Eropa

Kiper Timnas Indonesia Bikin Asia Melongo, Nilai Pasarnya Tembus Daftar Elite di Eropa

Dua kiper Timnas Indonesia masuk daftar penjaga gawang termahal Asia, menempel ketat bintang Jepang yang kini bersinar di Serie A.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Pendiri Cherrybelle Dino Raturandang diduga sindir Sarwendah lewat unggahan viral di Threads yang kini tembus 1,2 juta views. ”Udah terlihat kan?” tulisnya.
Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Presiden RI Prabowo Subianto bercerita saat dirinya mendapat laporan adanya dugaan penyelewengan di lembaga Badan Gizi Nasional (BGN)
Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengingatkan kepada pejabat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar tetap menjaga integritas.
Mengapa 'Messi Iran' Tiba-Tiba Hilang dari Piala Dunia 2026?

Mengapa 'Messi Iran' Tiba-Tiba Hilang dari Piala Dunia 2026?

berbagai laporan menyebut absennya sang penyerang yang berjuluk Messi dari Iran itu dari Piala Dunia 2026 tidak lepas dari kontroversi di luar lapangan.
Kejagung Bongkar Fakta Baru Korupsi MBG, Barang yang Dimark Up Ternyata Sudah Beredar

Kejagung Bongkar Fakta Baru Korupsi MBG, Barang yang Dimark Up Ternyata Sudah Beredar

Kejaksaan Agung mengungkap fakta baru soal barang operasional pelaksanaan MBG yang dilakukan mark up oleh tiga tersangka, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung
Hasil Survei Poltracking Terbaru Tunjukan 72,2 Persen Masyarakat Indonesia Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Hasil Survei Poltracking Terbaru Tunjukan 72,2 Persen Masyarakat Indonesia Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Kamis (4/6/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT