News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Bisa Mencatatkan Hasil yang Memuaskan, Jorge Martin Akui Dirinya Masih Beradaptasi dengan Motor Aprilia

Juara bertahan MotoGP, Jorge Martin, mengaku kalau dirinya masih mencoba untuk beradaptasi dengan karakteristik motor Aprilia.
Rabu, 10 September 2025 - 17:31 WIB
Dua rider Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi
Sumber :
  • Aprilia Racing

tvOnenews.com - Juara bertahan MotoGP, Jorge Martin, mengaku kalau dirinya masih mencoba untuk beradaptasi dengan karakteristik motor Aprilia.

Hal itu ia ungkap setelah dirinya masih belum bisa mencatatkan hasil yang memuaskan pada gelaran MotoGP Catalunya 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada MotoGP Catalunya 2025 akhir pekan lalu, Jorge Martin padahal finis di Zona poin yakni Posisi ke-10.

Rider Aprilia, Jorge Martin
Rider Aprilia, Jorge Martin
Sumber :
  • Instagram/Jorge Martin

 

Meski begitu, Martin mengatakan kalau dirinya harus beradaptasi dengan cara mengendalikan Aprilia.

Martin mengatakan kalau motor Aprilia memiliki kekuatan pengereman sangat besar, namun mengorbankan kecepatan di tikungan.

Juara bertahan MotoGP itu terbiasa dengan Ducati Desmosedici, motor yang memiliki gaya balap berbeda, terutama dalam pengereman dan akselerasi keluar tikungan. 

“Saya sangat kuat dalam pengereman dengan Aprilia. Mungkin terlalu kuat! Saya bisa menyalip pembalap lain, tetapi saya kehilangan sedikit kecepatan di tikungan. Jadi saya harus mengorbankan pengereman untuk mendapatkan kecepatan di area lain,” kata Jorge Martin.

Pembalap asal Spanyol itu menambahkan gaya membalap yang sebelumnya ia terapkan bersama Ducati tidak bisa langsung digunakan pada Aprilia. 

“Saya perlu mengerem keras, tapi melepasnya dengan halus lalu memberi sedikit gas. Kalau saya melakukan semuanya agresif seperti di Ducati dulu, semuanya jadi sulit. Jadi stabilitas adalah hal yang harus kami fokuskan,” ujarnya.

Dua rider Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi
Dua rider Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi
Sumber :
  • Aprilia Racing

 

Ia menilai ritme balapnya cukup kompetitif dan bisa bersaing di lima besar andai memulai dari barisan depan.

“Posisi ke-10 bagi saya hampir seperti podium, karena start dari belakang. Ritme saya sangat bagus, mungkin ritme ke-4 atau ke-5 terbaik di balapan,” kata Martin.

“Kalau saya start di tiga baris depan, saya bisa finis keempat atau kelima. Mungkin saya butuh setelan khusus untuk kualifikasi, lalu setelan normal untuk balapan. Tes Misano akan sangat penting untuk memahami hal ini,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dengan Martin, pada MotoGP Catalunya 2025, rekan setimnya, Marco Bezzecchi, justru gagal finis setelah bersenggolan dengan Franco Morbidelli.

(ant/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT