GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aprilia Langsung Minta Maaf ke Ducati Usai Kecelakaan Mengerikan Marco Bezzecchi dan Marc Marquez di Sirkuit Mandalika

Bos Aprilia, Massimo Rivola langsung minta maaf ke Ducati pascainsiden Marco Bezzecchi dan Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025.
Senin, 6 Oktober 2025 - 11:43 WIB
Duel Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di MotoGP Austria 2025
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Balap Aprilia, Massimo Rivola, akhirnya angkat bicara usai insiden antara Marco Bezzecchi dan Marc Marquez di balapan utama MotoGP Mandalika 2025. Dalam pernyataannya kepada media, Rivola menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Ducati dan memberikan kabar terbaru soal kondisi Bezzecchi.

Bezzecchi datang ke balapan Minggu (5/10/2025) dengan status favorit kuat setelah tampil gemilang dan menang di sprint race sehari sebelumnya. Namun, nasib berkata lain ketika ia mengalami start buruk dari posisi terdepan dan justru berada tepat di belakang Marc Marquez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rider Ducati Lenovo sekaligus juara dunia MotoGP musim 2025, Marc Marquez
Rider Ducati Lenovo sekaligus juara dunia MotoGP musim 2025, Marc Marquez
Sumber :
  • ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA

 

Petaka terjadi di tikungan cepat ke-7 pada lap pertama. Bezzecchi yang mencoba menjaga ritme balapan justru menyenggol bagian belakang motor Ducati Desmosedici milik Marquez hingga keduanya terjatuh keras ke area gravel.

Benturan itu berdampak cukup serius bagi Marquez. Dari hasil pemeriksaan awal, sang juara dunia baru itu mengalami patah tulang selangka dan cedera ligamen di bahu kanan.

Rivola menjelaskan bahwa Marquez akan menjalani pemeriksaan lanjutan setelah tiba di Spanyol. Dokter akan memutuskan apakah pembalap Ducati Lenovo Team tersebut membutuhkan tindakan operasi atau tidak.

Sementara itu, Marco Bezzecchi juga sempat dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan tambahan. Rivola memastikan bahwa hasil tes medis menunjukkan tidak ada tulang yang patah pada pembalap asal Italia tersebut.

“Marco dalam kondisi stabil, kami baru saja mendapat kabar dari Dokter Charte. Ia memang merasakan nyeri cukup hebat, mungkin akibat dua kecelakaan beruntun di Motegi dan Mandalika,” ujar Rivola kepada awak media.

Dalam kesempatan yang sama, Rivola juga menyampaikan penyesalan mendalam atas kecelakaan yang melibatkan pembalapnya dan Marquez. “Kami harus meminta maaf kepada Marc dan timnya. Kami tahu insiden seperti ini bisa terjadi di dunia balap, tapi tetap saja rasanya tidak menyenangkan,” ucapnya.

Rivola bahkan secara pribadi menemui Manajer Ducati, Davide Tardozzi, untuk menyampaikan permintaan maaf langsung. Ia mengakui kecelakaan di lap pertama tersebut merupakan hal yang sangat ingin dihindari oleh tim Aprilia.

“Dalam kompetisi seketat MotoGP, semua pembalap berjuang maksimal dan jarak antar mereka sangat tipis. Marco sebenarnya memiliki kecepatan luar biasa dan kami yakin dia bisa mengejar di sisa balapan,” tambahnya.

Rivola juga menanggapi kekhawatiran sejumlah pembalap mengenai area gravel di tikungan tempat kecelakaan terjadi. Menurutnya, Sirkuit Mandalika sudah memiliki tata letak yang aman dengan area run-off yang cukup luas.

“Secara keseluruhan, Mandalika adalah trek yang bagus dan dirancang dengan aman. Hanya saja, kecelakaan itu tetap terasa keras karena kecepatan yang sangat tinggi,” jelas Rivola.

Meski Bezzecchi gagal finis, Aprilia masih bisa mencatat hasil positif lewat Raul Fernandez dari tim Trackhouse yang finis di posisi keenam. Namun, Rivola mengakui hasil tersebut belum mencerminkan potensi sebenarnya dari motor RS-GP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Motor kami sangat cepat akhir pekan ini, dan Marco adalah pembalap paling konsisten sepanjang pekan. Sayang sekali kami hanya menurunkan dua rider dan salah satunya harus keluar lebih awal,” pungkas Rivola.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT