Sering Sulitkan Marquez, Mantan Anak Didik Valentino Rossi Masuk Daftar Kandidat Juara MotoGP 2026
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memilih tetap menjaga sikap rendah hati meski namanya mulai ramai disebut sebagai calon kuat peraih titel MotoGP 2026.
Popularitasnya sebagai kandidat juara memang tidak datang tiba-tiba, mengingat performanya di musim 2025 benar-benar memukau saat mengendarai RS-GP.
- ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/agr
Usai tiga musim memperkuat Ducati bersama VR46 Racing Team, Bezzecchi mengambil langkah besar dengan pindah ke Aprilia tahun ini. Untuk pertama kalinya dalam kariernya, ia menjadi bagian dari tim pabrikan.
Absennya Jorge Martin dalam waktu lama membuat Bezzecchi otomatis memikul peran besar sebagai ujung tombak sekaligus pengembang RS-GP.
Perjalanannya sebenarnya tidak mulus sejak awal. Enam seri pertama ia masih tertatih menyesuaikan diri, namun momen kebangkitannya hadir di Sirkuit Silverstone ketika ia meraih kemenangan manis di Inggris.
Sejak itu, penampilannya stabil dan terus mengganggu dominasi nama-nama besar di barisan depan.
Sebelum Marc Marquez mengalami cedera bahu, Bezzecchi bahkan kerap menjadi lawan yang merepotkan bagi sang juara dunia delapan kali tersebut.
Konsistensinya sepanjang musim akhirnya mengantarnya mengunci posisi ketiga klasemen akhir, sekaligus menjadi pembalap terbaik di luar jajaran Ducati.
Legenda MotoGP, Max Biaggi, bahkan menilai Bezzecchi dan Aprilia sudah berada pada level yang mampu menantang Ducati secara langsung.
- MotoGP
Biaggi menyebut potensi hadirnya “Derby Italia” baru di kancah MotoGP. Meski begitu, Bezzecchi sendiri tak ingin terburu-buru menyamakan kekuatan dua pabrikan tersebut.
“Ducati tetap favorit utama. Mereka juara dunia, dua pembalapnya finis 1–2, ditambah gelar konstruktor dan gelar tim. Kami harus tetap bekerja keras dan berusaha mengejar mereka,” ucapnya dilansir dari laman GPOne.
Prediksi bahwa ia akan jadi salah satu penantang gelar 2026 semakin banyak bermunculan, terutama setelah ia mengakhiri musim hanya di belakang duo Marquez.
Namun pembalap berusia 27 tahun itu kembali menegaskan bahwa perjalanan menuju gelar tidak akan semudah yang orang bayangkan.
Load more