News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Terlalu Banyak Drama Soal Motor Ducati di MotoGP 2025, Franco Morbidelli Tegas Bilang GP25 Lebih Sulit

Salah satu murid dari Valentino Rossi, Franco Morbidelli, menilai terlalu banyak drama terkait motor Desmosedici Ducati pada gelaran MotoGP 2025.
Jumat, 5 Desember 2025 - 14:45 WIB
Valentino Rossi dan Franco Morbidelli
Sumber :
  • Instagram/Franco Morbidelli

 

tvOnenews.com - Salah satu murid dari Valentino Rossi, Franco Morbidelli, menilai terlalu banyak drama terkait motor Desmosedici Ducati pada gelaran MotoGP 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rider tim VR46 itu menilai jika perdebatan antara motor GP24 dan GP25 lebih mirip drama ketimbang analisis teknis yang objektif.

Ducati sebelumnya tampil luar biasa dengan GP24 sepanjang musim 2024, meraih 19 kemenangan dari 20 balapan.

Fermin Aldeguer duel dengan Franco Morbidelli
Fermin Aldeguer duel dengan Franco Morbidelli
Sumber :
  • MotoGP

Namun, saat menghadapi pengembangan motor 2025, mereka justru mengalami hambatan hingga akhirnya memilih kembali menggunakan mesin 2024 yang diperbarui.

Meski begitu, GP25 tetap mendominasi klasemen tahun ini berkat performa luar biasa Marc Marquez yang merebut 11 kemenangan Grand Prix dan 14 Sprint Race.

Bandingkan dengan Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio yang sering kesulitan menjaga konsistensi dengan paket GP25, situasinya tentu berbeda.

Bahkan, Alex Marquez dan Fermin Aldeguer sukses meraih empat kemenangan menggunakan motor spesifikasi 2024 bersama Gresini, dengan Alex menjadi runner-up musim ini.

Situasi itu membuka perdebatan baru di kalangan pembalap satelit, apakah lebih baik tetap memakai GP24 ketimbang mengambil risiko dengan GP25 musim depan.

Namun bagi Franco Morbidelli, diskusi tersebut tidak perlu dipanaskan lagin saat ini.

Franco Morbidelli
Franco Morbidelli
Sumber :
  • MotoGP

"Saya mengendarai Ducati. Saya rasa itu tidak terlalu penting," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Ducati tetap motor hebat, dan para pembalap dengan GP24 juga mengalami kesulitan di beberapa momen.

"Jika Anda benar-benar ingin melihat bagaimana mereka melaju, semua orang mengalami kesulitan baik itu '24, '25, tidak masalah," lanjutnya.

Morbidelli menilai isu ini terlalu dilebih-lebihkan. Ia menegaskan bahwa GP25 sejatinya hanya benar-benar bermasalah sekali, yakni di Indonesia.

“Saya pikir tahun ini, apa yang terjadi tahun ini, ada terlalu banyak drama antara tahun '24, '25, '26, '20 - berapa pun itu,” ujarnya.

Marc Marquez dan Alex Marquez
Marc Marquez dan Alex Marquez
Sumber :
  • Reuters

Menurutnya, Ducati sudah tampil konsisten sejak 2020. Ia melihat semua paket baik GP24 maupun GP25 sangat kuat jika bekerja optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika mereka tidak bekerja dengan performa terbaiknya, mereka akan kesulitan,” tegasnya.

Morbidelli menutup dengan menyebut GP25 jauh lebih sedikit sulit untuk dikendalikan dibanding GP24, terutama karena Marc Marquez berhasil menjaga posisinya di papan atas hampir sepanjang musim. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IHSG Terjun Bebas 8% hingga BEI Lakukan Trading Halt, Ini Penyebab Pasar Modal RI Terperosok

IHSG Terjun Bebas 8% hingga BEI Lakukan Trading Halt, Ini Penyebab Pasar Modal RI Terperosok

Pada perdagangan sesi II Rabu (28/1), IHSG melemah 718,44 poin atau turun 8,00 persen ke level 8.261,78 pada pukul 13.43 WIB sehingga BEI terpaksa lakukan trading halt.
Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Kabinet, Hanya Ada Agenda Pelantikan Pengurus DEN

Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle Kabinet, Hanya Ada Agenda Pelantikan Pengurus DEN

Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan tidak ada reshuffle kabinet pada Rabu (28/1/2026). 
Timnas Indonesia Ikut Disorot Media Belanda Usai Maarten Paes Kian Dekat ke Ajax Amsterdam

Timnas Indonesia Ikut Disorot Media Belanda Usai Maarten Paes Kian Dekat ke Ajax Amsterdam

Sejumlah media Belanda ramai-ramai menyoroti Timnas Indonesia dalam isu kepindahan kiper FC Dallas yakni Maarten Paes ke jawara Eredivisie, Ajax Amsterdam.
Ogah Ambil Risiko Besar, Bojan Hodak Pastikan Tak akan Bawa Layvin Kurzawa dalam Laga Persis vs Persib Bandung

Ogah Ambil Risiko Besar, Bojan Hodak Pastikan Tak akan Bawa Layvin Kurzawa dalam Laga Persis vs Persib Bandung

Bojan Hodak tidak mau mengambil risiko dengan memaksakan debut pada Layvin Kurzawa. Mantan bek PSG tersebut dipastikan tak akan ikut tanding di Persis vs Persib
Kondisi Finansial Zodiak 29 Januari 2026: Aries hingga Virgo, Siapa Paling Beruntung?

Kondisi Finansial Zodiak 29 Januari 2026: Aries hingga Virgo, Siapa Paling Beruntung?

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 29 Januari 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Tak Pikir Panjang, Shayne Pattynama Bongkar Proses Gabung Persija Jakarta: Saya Langsung Tertarik!

Tak Pikir Panjang, Shayne Pattynama Bongkar Proses Gabung Persija Jakarta: Saya Langsung Tertarik!

Shayne Pattynama mengungkap proses cepat bergabung dengan Persija Jakarta. Bek Timnas Indonesia mengaku langsung tertarik dengan hal ini.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pria berusia 50 tahun itu membeberkan kronologi panjang peristiwa yang dialaminya, mulai dari tudingan es beracun
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT