Bukan Hanya Mengincar Max Verstappen, Aston Martin Disebut Pertimbangkan untuk Merekrut Charles Leclerc
- Facebook/F1
tvOnenews.com - Charles Leclerc kembali menjadi sorotan bursa pembalap Formula 1 jelang perubahan regulasi besar pada F1 2026.
Kini masa depan Charles Leclerc bersama Ferrari mulai dipertanyakan banyak pihak.
Sejak bergabung dengan Ferrari pada 2019, Leclerc dikenal setia dan sabar menanti mobil yang benar-benar mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia Formula 1.

- Facebook/F1
Namun, hingga musim 2025, penantian itu belum sepenuhnya terwujud. Ferrari justru mengalami penurunan performa signifikan dalam persaingan konstruktor.
Pada musim ini, Ferrari terlempar ke posisi keempat klasemen konstruktor dan gagal meraih satupun kemenangan untuk pertama kalinya sejak 2021.
Ironisnya, Leclerc justru tetap tampil konsisten dan impresif di tengah keterbatasan performa mobil yang dimiliki tim asal Maranello tersebut.
Kondisi itu membuat loyalitas Leclerc mulai diuji, terutama menjelang musim 2026 yang dianggap sangat krusial bagi masa depan Ferrari di Formula 1.
“Jangan lupakan Charles Leclerc,” kata pengamat F1, Ted Kravitz.
“Hal lain yang terjadi tahun ini adalah manajernya, Nicolas Todt, mengatakan tepat setelah jeda musim panas, mulai membicarakan, yah, sudah waktunya bagi Charles untuk berada di mobil yang layak untuk kejuaraan dan berpotensi mencari tim lain," lanjutnya.
“Meskipun saya pikir dia telah menandatangani kontrak dengan Ferrari hingga akhir tahun 2028. Jadi bisa jadi Leclerc meninggalkan Ferrari sebelum Lewis Hamilton melakukannya.” tambahnya.
Pengamat F1 lainnya, Karun Chandhok, menilai Leclerc kini berada di fase terbaik dalam kariernya sebagai pembalap Formula 1.
“Dia sedang berada di puncak kariernya, bukan? Dia berada di usia dan fase karier di mana dia memiliki pengalaman yang cukup. Dia selalu memiliki kecepatan," ungkapnya.
“Dan dia berada di kategori yang sama dengan George Russell, Lando Norris, dan Oscar Piastri. Satu tingkat di bawah Max Verstappen, yang semuanya bisa memenangkan kejuaraan dunia dengan mobil yang tepat jika mereka memiliki kesempatan.”
Nama Leclerc pun mulai dikaitkan dengan Aston Martin. Laporan media Italia menyebut tim Silverstone itu telah beberapa kali menghubungi manajernya.
Kravitz menilai Leclerc bisa menjadi opsi realistis Aston Martin jika gagal merekrut target utama mereka, Max Verstappen.
“Dia tampil brilian tahun ini, bukan? Saya pikir dia masuk dalam lima besar pembalap 2025 saya. Dia hebat. Dia siap memenangkan kejuaraan seperti Russell," ungkap Kravitz.
“Ke mana dia akan pergi? Mungkin, jika Aston Martin dengan mobil Newey dan mesin Honda dalam beberapa tahun ke depan tampil bagus dan tidak mendapatkan Verstappen, maka saya akan memasukkan Leclerc ke sana.” tutupnya.
(akg)
Load more