Tanpa Ragu, Bos Tim Racing Bulls Berani Bilang Kalau Liam Lawson Sebagai Pembalap yang Jenius
- Facebook/Visa Cash App RB
tvOnenews.com - Musim F1 2025 menjadi perjalanan berliku bagi Liam Lawson sebelum akhirnya menemukan kembali performa terbaiknya bersama Racing Bulls.
Lawson sempat memulai musim bersama Red Bull Racing, namun kesulitan beradaptasi dengan RB21 membuatnya dipulangkan ke Racing Bulls usai dua seri awal.
Situasi tersebut cukup berat bagi Lawson, mengingat ia kehilangan kesempatan menjalani tes pramusim akibat pertukaran kursi cepat dengan Yuki Tsunoda.
- F1
Minimnya persiapan membuat Lawson harus memulai musim dari posisi tertinggal, terutama dibandingkan rekan setim barunya, Isack Hadjar.
Namun, perlahan pembalap asal Selandia Baru itu mulai menemukan ritme balapnya seiring berjalannya musim.
Titik balik performa Lawson terlihat jelas pada F1 GP Monako, saat ia mampu tampil sejajar dengan Hadjar.
Sejak balapan tersebut, konsistensi Lawson meningkat signifikan dan selisih poinnya dengan Hadjar sangat tipis.
Dalam 16 balapan terakhir musim ini, Lawson hanya tertinggal dua poin dari Hadjar, sebuah pencapaian impresif.
- Facebook/Visa Cash App RB
Ia juga mencatat beberapa akhir pekan luar biasa yang menunjukkan kematangan dan kecerdasan balapnya.
Musim depan, Lawson dipastikan tetap membela Racing Bulls dan akan berduet dengan rookie Arvid Lindblad pada F1 2026.
Sementara itu, Yuki Tsunoda diproyeksikan mengisi peran sebagai pembalap cadangan Red Bull Racing.
Performa stabil Lawson membuat manajemen Racing Bulls di Faenza memberikan dukungan penuh kepadanya.
Bos tim Racing Bulls, Alan Permane, bahkan melontarkan pujian tinggi terhadap kemampuan Lawson.
“Saya melihat seorang jenius dalam diri Lawson. Saya pikir hal utama di sini adalah fokus. Pikirkan tentang balapan luar biasa di Austria, di Budapest, kualifikasi di Baku dan balapan,” kata Permane.
“Kami harus menyadari apa yang tepat pada saat-saat itu dan kami harus membawanya ke dalam musim ini.” lanjutnya.
Dengan kepercayaan tim dan performa yang terus menanjak, Lawson dinilai siap menjadi salah satu kejutan menarik di Formula 1 musim depan.
(akg)
Load more