GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sama-sama Gunakan Desmosedici GP 2025 di MotoGP 2025, Rider VR46 Jelaskan Alasan Dirinya Tak Bisa Tiru Marc Marquez

MotoGP kerap memunculkan pertanyaan ketika satu pembalap tampil dominan dengan motor terbaik di grid.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:59 WIB
Marc Marquez, Alex Marqeuz dan Johann Zarco
Sumber :
  • MotoGP

tvOnenews.com - MotoGP kerap memunculkan pertanyaan ketika satu pembalap tampil dominan dengan motor terbaik di grid.

Musim MotoGP 2025 menjadi contoh nyata ketika Marc Marquez tampil luar biasa bersama Ducati Desmosedici GP25.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, performa gemilang Marquez tak otomatis bisa disalin pembalap lain yang memakai motor serupa.

Fabio Di Giannantonio
Fabio Di Giannantonio
Sumber :
  • Facebook/Pertamina Enduro VR46 Racing Team

Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio menjadi sorotan karena kesulitan menjaga konsistensi dengan Ducati Desmosedici GP25.

Fabio Di Giannantonio menilai anggapan meniru setelan pembalap lain bukan solusi sederhana di lintasan.

“Masalahnya adalah setiap pembalap bekerja, mencari, dan berkendara dengan cara yang berbeda,” jelas rider VR46 tersebut.

Pada musim perdananya memakai motor pabrikan, Di Giannantonio mencatat sembilan podium dan finis keenam klasemen.

Meski begitu, ia mengakui tidak pernah meraih kemenangan sepanjang MotoGP 2025.

“Percayalah, saya mempelajari pembalap lain dan mencoba meningkatkan kemampuan di mana pembalap lain lebih baik dari saya.” ujar Diggia.

“Tetapi saya tidak akan pernah bisa mencapai cara kerja atau berkendara mereka yang persis sama. Anda bisa meniru pengaturannya, tetapi kemudian ceritanya akan sangat berbeda jika berkendara dengan pengaturan tersebut.” lanjutnya.

Marc Marquez, Alex Marqeuz dan Johann Zarco
Marc Marquez, Alex Marqeuz dan Johann Zarco
Sumber :
  • MotoGP

Di Giannantonio menegaskan meniru Marc Marquez secara utuh justru bisa menjadi bumerang.

Menurutnya, peningkatan performa adalah proses panjang yang melibatkan banyak detail teknis dan gaya berkendara.

“Ini tidak mudah. Ini bukan tentang, ‘Ah, Pecco seharusnya bisa berkendara lebih baik atau tidak perlu mengubah apa pun’.” terang Diggia.

“Tidak selalu seperti itu,” lanjutnya.

Ia juga membela Bagnaia yang hanya meraih dua kemenangan dan finis kelima klasemen akhir.

“Saya ingin sedikit membela pembalap, Pecco… terkadang ini bukan tentang dia. Mungkin mereka hanya mencari hal yang salah. Itu saja. Ini berbeda. Tapi Pecco, yang pasti, tidak kehilangan kemampuan untuk balapan.” pungkasnya.

Bagnaia menutup musim dengan akhir pekan sempurna di Motegi dan kemenangan sprint di Sepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tersebut menegaskan bahwa performa pembalap tak bisa diukur hanya dari satu musim dominasi rival.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Akhirnya Angkat Scudetto, Yann Bisseck Rela Inter Dipermalukan AC Milan

Demi Akhirnya Angkat Scudetto, Yann Bisseck Rela Inter Dipermalukan AC Milan

Bek Inter Milan, Yann Bisseck menegaskan bahwa fokus utamanya musim ini adalah meraih gelar juara Serie A, meski harus menerima kenyataan kalah dalam dua pertandingan derbi melawan AC Milan.
Tolak Wilayahnya Digunakan untuk Serang Negara Tetangga, Irak Sebut Perang Rugikan Kepentingannya

Tolak Wilayahnya Digunakan untuk Serang Negara Tetangga, Irak Sebut Perang Rugikan Kepentingannya

Irak dengan tegas kembali menolak penggunaan wilayahnya sebagai lokasi peluncuran serangan terhadap negara-negara tetangga.
Terpojok, Trump Bakal Hadapi Penyelidikan Kongres Terkait Serangan Hantam Sekolah di Iran, Senator: Bodoh!

Terpojok, Trump Bakal Hadapi Penyelidikan Kongres Terkait Serangan Hantam Sekolah di Iran, Senator: Bodoh!

Serangan yang menghantam sebuah sekolah perempuan di kota Minab, Iran mengundang sejumlah senator Partai Demokrat Amerika Serikat (AS), Senin (9/3) untuk melakukan penyelidikan.
Ancaman Besar Timnas Irak! Konflik Timur Tengah Bisa Gagalkan Mimpi ke Piala Dunia

Ancaman Besar Timnas Irak! Konflik Timur Tengah Bisa Gagalkan Mimpi ke Piala Dunia

Timnas Irak menghadapi ancaman besar jelang babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2026.
Indonesia Gagal Capai Target di All England 2026, PBSI Sampaikan Permintaan Maaf untuk Masyarakat Tanah Air

Indonesia Gagal Capai Target di All England 2026, PBSI Sampaikan Permintaan Maaf untuk Masyarakat Tanah Air

PBSI menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia setelah tim bulutangkis nasional gagal memenuhi target meraih satu gelar di All England 2026.
Sehebat Apa Tim Geypens sampai Masuk Garuda Calling Timnas Indonesia dan Saingi Verdonk dan Dean James?

Sehebat Apa Tim Geypens sampai Masuk Garuda Calling Timnas Indonesia dan Saingi Verdonk dan Dean James?

Pelatih anyar Timnas Indonesia John Herdman telah merilis daftar pemain yang dipanggil untuk menghadapi ajang FIFA Series 2026. Total terdapat 41 pemain yang ..

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan OTT di wilayah Rejang Lebong, Bengkulu Senin (9/3/2026)
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Bak Petir di Siang Bolong! Persib Bandung Langsung Dihantam Kabar Buruk Usai Pesta Gol ke Gawang Persik Kediri, Ada Masalah Apa?

Bak Petir di Siang Bolong! Persib Bandung Langsung Dihantam Kabar Buruk Usai Pesta Gol ke Gawang Persik Kediri, Ada Masalah Apa?

Persib Bandung menang 3-0 atas Persik Kediri dan tetap di puncak klasemen. Namun Bojan Hodak mendapat kabar buruk karena Patricio Matricardi dipastikan absen.
Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT