News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MotoGP Bakal Terapkan Aturan Baru, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Satu Suara Beri Dukungan

MotoGP bersiap menerapkan aturan baru demi meningkatkan keselamatan, khususnya bagi para petugas lintasan saat balapan.
Rabu, 28 Januari 2026 - 18:08 WIB
Dua Rider Ducati, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Sumber :
  • Ducati Corse

tvOnenews.com - MotoGP bersiap menerapkan aturan baru demi meningkatkan keselamatan, khususnya bagi para petugas lintasan saat balapan.

Mulai musim depan, pembalap tidak lagi diizinkan menyalakan motor di area pinggir lintasan setelah mereka terjatuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motor yang mati akibat kecelakaan wajib didorong ke service road sebelum bisa dinyalakan kembali.

Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia
Sumber :
  • ANTARA/Ho/Ducati

Aturan ini diterapkan untuk mengurangi risiko bagi marshal yang kerap berada dekat motor saat situasi balapan masih aktif.

Konsekuensinya, pembalap yang terjatuh akan kehilangan lebih banyak waktu sebelum kembali ke lintasan.

Namun, regulasi ini menghapus kebiasaan pembalap bertahan di samping motor yang terjatuh meski gagal menyalakan mesin berulang kali.

Aturan baru hanya berlaku jika mesin mati setelah kecelakaan.

Jika motor masih menyala, pembalap tetap diperbolehkan melanjutkan balapan seperti sebelumnya.

Aturan restar baru ini pun mendapatkan respon positif dari duo Ducati, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.

“Saya setuju, karena pada akhirnya itu cara yang lebih aman, yang saya baca adalah aturan itu hanya berlaku jika mesin mati. Jadi, jika Anda mengalami kecelakaan kecil dan mesin tidak berhenti, maka Anda bisa melanjutkan balapan.” kata Marc Marquez.

Dua Rider Ducati, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Dua Rider Ducati, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Sumber :
  • Ducati Corse

Juara dunia sembilan kali itu menilai aturan tegas akan memberi kejelasan bagi semua pihak di lintasan.

“Memang benar bahwa terkadang akan sulit bagi petugas lintasan, tetapi jika aturannya mengatakan, ‘Jika motor berhenti, Anda tidak dapat melanjutkan balapan’, maka itu jelas. Jadi itu lebih baik untuk semua orang.” tambahnya.

Di sisi lain, Francesco Bagnaia juga menanggapi positif aturan restart baru yang akan diterapkan pada MotoGP musim depan.

“Sangat penting membuat mesin tetap menyala. Menurut saya ini perubahan yang bagus, demi keselamatan,” ujar Francesco Bagnaia.

“Sejujurnya, saya tidak pernah seberuntung Marc, motor saya selalu rusak saat saya jatuh!” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagnaia menyadari aturan ini menuntut pembalap lebih menjaga motor saat insiden terjadi.

“Saya perlu lebih berpegangan pada motor. Tapi itu sesuatu yang saya coba pelajari, karena Marc, seperti di Jerez tahun lalu, terjatuh dan mampu bangkit kembali untuk mendapatkan poin.” ungkap Bagnaia.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Usul Asuransi Kebencanaan untuk Lindungi Rakyat dan Siasati Beban Fiskal, Komisi VIII Paparkan Skemanya

DPR Usul Asuransi Kebencanaan untuk Lindungi Rakyat dan Siasati Beban Fiskal, Komisi VIII Paparkan Skemanya

Komisi VIII DPR RI usul perubahan pendekatan dalam pembiayaan kebencanaan yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada anggaran negara setelah bencana terjadi.
Tak Tahan Lagi, Boiyen Langsung Gugat Cerai Rully setelah 2 Bulan Menikah, Begini Fakta-faktanya!

Tak Tahan Lagi, Boiyen Langsung Gugat Cerai Rully setelah 2 Bulan Menikah, Begini Fakta-faktanya!

Belum genap 3 bulan membangun mahligai rumah tangga, Boiyen resmi menggugat cerai suaminya, Rully Anggi Akbar, di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Tangerang.
Baru Dua Bulan Menikah, Boiyen Gugat Cerai Suami di Tengah Kasus Dugaan Penipuan

Baru Dua Bulan Menikah, Boiyen Gugat Cerai Suami di Tengah Kasus Dugaan Penipuan

Baru dua bulan menikah, Boiyen resmi gugat cerai suaminya Rully Anggi Akbar yang belakangan sedang terseret kasus dugaan penipuan investasi sejak 2023.
11 RT di Jakarta Masih Terendam hingga Rabu Sore

11 RT di Jakarta Masih Terendam hingga Rabu Sore

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 11 RT masih terendam banjir hingga Rabu (28/1/2026) sore, pukul 17.00 WIB.
Persib Punya Kubu Eropa dan Latin, Bojan Hodak: Itu Hal Wajar

Persib Punya Kubu Eropa dan Latin, Bojan Hodak: Itu Hal Wajar

Kubu besar pun terlihat dengan berkumpulnya pemain asal Eropa, termasuk para pemain naturalisasi serta kubu latin dari pemain yang berasal dari Amerika Selatan.
Purbaya Siap Berlakukan Bea Keluar Batu Bara Januari 2026: Kalau Saya sih Berlaku Surut Aja

Purbaya Siap Berlakukan Bea Keluar Batu Bara Januari 2026: Kalau Saya sih Berlaku Surut Aja

Purbaya menegaskan bea keluar batu bara merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat penerimaan negara sekaligus menata kembali pengelolaan sumber daya alam

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT