Negosiasi Berjalan Positif, Ducati Tunggu Keputusan Marc Marquez soal Perpanjangan Kontrak
- Ducati Corse
Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, memastikan bahwa faktor finansial tidak menjadi kendala dalam pembicaraan kontrak baru Marc Marquez.
Meski demikian, pembalap asal Spanyol tersebut memilih untuk tidak terburu-buru dan meminta waktu sebelum mengambil keputusan terkait masa depannya di MotoGP untuk musim 2027 dan 2028.

- Ducati Corse
Kontrak Marquez bersama Ducati akan berakhir pada akhir musim ini.
Setelah sempat dikabarkan berpeluang kembali ke Honda, Marquez belakangan justru mengisyaratkan bahwa dirinya semakin dekat untuk melanjutkan kerja sama dengan tim pabrikan asal Italia tersebut.
Tardozzi mengungkapkan bahwa Ducati menempatkan Marquez sebagai prioritas utama dalam rencana tim ke depan, meski menyadari sang juara dunia delapan kali juga diminati banyak tim.
“Siapa orang gila yang tidak mau Marc? Semua orang menginginkannya. Kami sudah bilang, prioritas kami adalah memperbarui kontrak Marc. Tapi tentu saja, Marc juga mendapat tawaran-tawaran menarik,” ujar Tardozzi kepada Motorsport.com.
Ia juga menekankan bahwa tuntutan Marquez masih dalam batas wajar, baik dari sisi teknis maupun finansial, sehingga negosiasi berjalan dengan atmosfer yang positif meski belum rampung.
“Dari sisi teknis maupun ekonomi, peluang kami bagus. Dia sudah mengenal kami dan kami juga mengenalnya. Itu membuat kami bisa bersabar sedikit, karena firasat kami positif,” katanya.
“Kami masih menunggu keputusan Marc. Kami berharap ia segera menentukan pilihan, semoga tetap bersama Ducati. Ia memang minta waktu, dan kami memberikannya,” lanjut Tardozzi.

- Ducati Corse
Terkait pembahasan kontrak Francesco “Pecco” Bagnaia, Tardozzi menegaskan bahwa Ducati akan memprioritaskan penyelesaian masa depan Marquez terlebih dahulu sebelum membuka negosiasi dengan pembalap lainnya.
“Setelah jelas apakah Marc lanjut atau tidak, kami akan fokus pada pembalap lain. Jika Marc pergi, prioritas kami adalah memperbarui kontrak Pecco,” tuturnya.
Di tengah situasi tersebut, Bagnaia terus dikaitkan dengan sejumlah tim rival, termasuk Monster Energy Yamaha dan Aprilia Racing.
Load more