News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Max Verstappen Kritik Keras Regulasi untuk Mobil Balap Baru di F1 2026: Seperti Formula E Versi Ekstrem!

Pembalap Red Bull, Max Verstappen, melontarkan kritik keras terhadap generasi baru mobil F1 yang akan digunakan mulai musim 2026. 
Jumat, 13 Februari 2026 - 14:03 WIB
Max Verstappen kritik keras regulasi baru untuk mobil F1 2026.
Sumber :
  • Reuters/Rula Rouhana

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Red Bull, Max Verstappen, melontarkan kritik keras terhadap generasi baru mobil F1 yang akan digunakan mulai musim 2026. 

Ia menyebut mobil tersebut “anti-balapan” dan terasa seperti “Formula E versi steroid”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, memberikan gambaran awal mengenai performa mesin anyar RB-22
Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, memberikan gambaran awal mengenai performa mesin anyar RB-22
Sumber :
  • Instagram/Red Bull Racing

Mobil baru F1 2026 sendiri memang dirancang dengan penekanan besar pada manajemen energi, seiring penggunaan unit daya anyar yang membagi hampir 50-50 tenaga antara mesin pembakaran internal dan komponen listrik.

Namun, Verstappen mengaku tidak terkesan dengan tuntutan pengisian ulang baterai secara terus-menerus. Ia menilai mobil tersebut tidak menyenangkan untuk dikendarai.

"Sejujurnya, tidak terlalu menyenangkan. Saya rasa kata yang tepat adalah manajemen. Sebagai pembalap, rasanya tidak seperti Formula 1. Rasanya lebih seperti Formula E versi ekstrem,"  ujar Verstappen dilansir dari laman Crash.

"Tapi aturannya sama untuk semua orang, jadi Anda harus menghadapinya. Itu juga bukan masalah bagi saya, karena saya mendukung itu. Kesempatan yang setara, saya tidak keberatan," katanya lagi.

"Tapi sebagai pembalap murni, saya menikmati mengemudi dengan kecepatan penuh. Dan saat ini, Anda tidak bisa mengemudi seperti itu. Terlalu banyak hal yang harus diatur," jelas Verstappen.

"Banyak hal yang Anda lakukan sebagai pembalap, dari sisi input atau kontrol, sangat berdampak besar pada manajemen energi. Bagi saya, itu bukan Formula 1," ungkapnya.

"Mungkin lebih baik membalap di Formula E, bukan? Karena di sana memang semuanya tentang efisiensi dan manajemen energi. Itu memang identitas mereka," imbuh Verstappen.

Lewis Hamilton
Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/F1

Sebelumnya, pembalap Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton juga sempat menyampaikan pandangan yang sama soal regulas mobil baru F1 musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada dengan Verstappen, Hamilton juga terkesan tidak terlalu menyukai regulasi yang diterapkan untuk mobil balap F1 di musim 2026.

"Kalau melihat di Barcelona, misalnya, kami harus melakukan lift and coast sejauh 600 meter dalam satu lap kualifikasi. Itu bukan esensi balapan. Di sini (Bahrain), kami tidak perlu melakukan itu karena ada banyak zona pengereman," ujar Hamilton.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT