Musim 2026 Jadi Tahun Terakhir Mesin 1000 cc, Ducati Pilih Gunakan Mesin yang Mendominasi di MotoGP 2024
- Instagram.com/@ducaticorse
tvOnenews.com - Musim MotoGP 2026 akan menjadi penutup era mesin 1000cc. Mulai 2027, regulasi baru resmi diberlakukan.
Menghadapi transisi tersebut, Ducati mengambil langkah tegas. Pabrikan Italia itu memilih mempertahankan basis mesin yang dominan sejak 2024.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Desmosedici GP24 terbukti menjadi motor paling kompetitif dalam dua musim terakhir.

- ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/nz
Saat tes Valencia November 2024, Marc Marquez membandingkan GP24 dan GP25. Ia merasakan perbedaan besar dibanding GP23 yang digunakannya di Gresini.
Namun, baik Marquez maupun Francesco Bagnaia tak langsung menentukan pilihan final.
“Kedua pembalap sepakat dalam komentar mereka,” tulis Ducati.
Pabrikan juga menegaskan bahwa mesinnya hampir sama.
Fakta di lintasan memperkuat keputusan tersebut. Pada MotoGP 2024, Bagnaia merebut 11 kemenangan Grand Prix.
Jorge Martin mengunci gelar dunia dengan performa konsisten. Enea Bastianini turut menyumbang kemenangan penting.
Hanya Marc Marquez dan Maverick Vinales di luar Ducati yang mampu mencuri kemenangan.

- Instagram.com/@ducaticorse
Lonjakan performa dari mesin 2023 ke 2024 disebut sebagai terobosan besar. Gigi Dall'Igna menjadi sosok kunci di balik pengembangan Desmosedici.
Setelah regulasi 2027 diumumkan, Ducati menilai tak perlu membuat mesin baru total.
Apalagi mesin akan dibekukan pada MotoGP 2026 untuk mayoritas pabrikan.
“Mesin tahun ini lebih dari 90% identik dengan mesin tahun lalu dan dua tahun lalu,” terang Ducati.
“Mesin-mesinnya hampir sama, menggunakan komponen yang sama; satu-satunya perubahan dari tahun ke tahun adalah pada material beberapa elemen, untuk mencapai keandalan yang lebih besar,” tutupnya.
(akg)
Load more