Jelang Seri Pembuka MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Cari Solusi Terakhir pada Tes Pramusim di Buriram
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Juara Dunia World Superbike, Toprak Razgatlioglu, berada dalam tekanan jelang seri pembuka MotoGP 2026.
Akhir pekan ini menjadi kesempatan terakhirnya untuk mempersiapkan diri sebelum musim resmi dimulai.

- Instagram/Jack Miller
Dalam beberapa hari terakhir, pembalap asal Turki itu mengevaluasi hasil tes yang kurang memuaskan di Sepang bersama tim dan pihak Yamaha, demi mencari solusi yang tepat.
Tes di Sepang International Circuit menjadi pengalaman yang campur aduk bagi Razgatlioglu. Setelah tampil menjanjikan dalam sesi shakedown, performanya justru stagnan.
“Tiga hari pertama berjalan baik karena kami bisa berkembang dan mencatat waktu putaran yang bagus. Tetapi tiga hari berikutnya agak membosankan dan juga membuat saya cukup lelah,” ujarnya.
Toprak mengakui tidak ada peningkatan signifikan menjelang akhir tes.
“Kami tidak meningkatkan apa pun dalam beberapa hari terakhir. Saya pulang dan sekarang merasa lebih segar untuk tes dua hari ini. Saya harap kami terus berkembang karena kami tahu arah mana yang lebih baik,” lanjutnya.
Dari sisi ergonomi, Razgatlioglu dan tim sudah menemukan konfigurasi yang lebih cocok.
“Saya akan kembali ke setelan lama stang lebih rendah dikombinasikan dengan jok lebih rendah. Saya akan mencoba gaya Valencia. Dengan stang yang lebih tinggi, saya kehilangan banyak hal. Stang lebih rendah mungkin sedikit lebih baik. Saya juga mencoba beradaptasi dan memahami motor ini lebih baik,” jelasnya.
Beradaptasi dengan karakter motor MotoGP menjadi tantangan besar bagi Razgatlioglu.
Ia harus meninggalkan gaya stop-and-go yang membawanya meraih tiga gelar juara dunia di World Superbike. Motor MotoGP menuntut gaya balap yang lebih mengalir dengan kecepatan tikungan lebih tinggi.
“Tim selalu bilang saya sudah sangat kuat saat pengereman. Mereka berkata, ‘Tolong mengerem sedikit lebih awal. Dan fokus saja pada kecepatan di tikungan serta akselerasi keluar tikungan.’
Ya, itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Bagi saya tidak mudah mengubah gaya balap. Tetapi saya sedang mengusahakannya. Saya terbuka untuk belajar dan saya tahu saya perlu mengubah gaya saya. Namun saya butuh waktu untuk itu,” tegasnya.
Load more