Digadang-gadang Bakal Mendominasi di F1 2026, George Russell Malah Sebut Mercedes Masih Kalah dari Ferrari Karena Ini
- F1
tvOnenews.com - Regulasi baru F1 2026 membuat prosedur start semakin krusial. Perubahan Power Unit memaksa pembalap menggeber mesin hingga 10 detik demi mencegah turbo-lag sebelum melesat.
Pada tes pramusim F1 2026 di Bahrain, Ferrari justru mencuri perhatian lewat start impresif Lewis Hamilton.
Keunggulan itu disebut berasal dari desain turbo lebih kecil, sehingga membutuhkan energi lebih sedikit untuk berputar.

- F1
Sementara itu, George Russell mengakui Mercedes belum menemukan formula ideal.
“Saya pikir kami memiliki banyak potensi, tetapi untuk memenangkan balapan, Anda juga harus melakukan start dengan baik,” kata Russell.
Ia bahkan menyebut dua start latihannya pekan ini lebih buruk dari start terjelek sepanjang kariernya di F1.
“Saya pikir dua start yang saya lakukan minggu ini lebih buruk daripada start terburuk saya di Formula 1. Dan Lewis yang berada di posisi ke-11 berhasil naik ke posisi pertama.” lanjutnya.
Menurutnya, persoalan utama bukan sekadar kecepatan mobil, melainkan hambatan teknis saat awal lomba.
Di sisi lain, Oscar Piastri menilai situasi masih belum stabil.

- F1
“Saya rasa kita semua sedang belajar apa yang membuat start bagus, apa yang membuat start buruk.” kata Piastri.
Ia menegaskan prosedur baru jauh lebih rumit, terutama dengan aktivasi MGU-K.
Duet Haas juga merasakan dampaknya. Esteban Ocon dan Ollie Bearman mengakui variabilitas start kini jauh lebih tinggi.
Meski begitu, para pembalap yakin tim-tim akan segera beradaptasi sebelum musim resmi dimulai.
(akg)
Load more