Francesco Bagnaia Akui Lakukan Kesalahan Usai Gagal Tembus Q2 MotoGP Thailand 2026
- Facebook/MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, mengakui kesalahannya setelah gagal menembus kualifikasi kedua (Q2) pada hari pertama MotoGP Thailand 2026.
Ia menyebut timnya tidak mampu menentukan waktu yang tepat untuk mencetak lap terbaik.

- MotoGP
Juara dunia dua kali itu datang ke seri pembuka musim 2026 dengan rasa percaya diri tinggi usai menunjukkan performa positif dalam tes pramusim. Namun, hasil di hari Jumat justru menjadi kejutan besar.
Bagnaia hanya menempati posisi ke-15 pada sesi practice dan gagal mengamankan tiket langsung ke Q2.
Bagnaia menjadi satu-satunya pembalap Ducati spesifikasi GP26 yang belum lolos ke Q2. Meski demikian, ia tidak mencari alasan dan langsung mengambil tanggung jawab atas hasil tersebut, terutama karena kondisi cuaca yang berubah akibat hujan pada sesi sore.
“Saya tidak bekerja dengan baik pada momen itu; jelas ini hari yang rumit pada sesi sore,” ujar Bagnaia kepada Sky Italy.
“Saya tidak mampu tampil kompetitif," lanjutnya.
“Kami sebenarnya punya beberapa hal untuk dites, tetapi dengan kondisi seperti ini, mungkin akan lebih baik jika tetap menggunakan set-up awal.
“Saya rasa kami tidak pernah benar-benar mendapatkan timing yang tepat. Tapi ini baru hari pertama, besok kami masih punya kesempatan untuk kembali ke Q2 dan memberikan 100 persen," kata Bagnaia lagi.

- Instagram/Francesco Bagnaia
Kepada situs resmi MotoGP, Bagnaia kembali menegaskan kesalahannya.
“Saya bekerja dengan buruk. Saya tidak bisa beradaptasi dengan kondisi yang sedikit berbeda dan cukup kesulitan untuk menyesuaikan diri,” katanya.
Sementara itu, pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, tampil dominan sepanjang hari di Buriram. Performa Aprilia dinilai melanjutkan tren positif yang sudah terlihat sejak tes pramusim.
Menurut Bagnaia, Bezzecchi saat ini memiliki keunggulan yang cukup jelas dibanding para pesaingnya, meski pembalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, juga menunjukkan kecepatan yang kompetitif dalam simulasi long run.
Load more