Gagal Menangi Sprint Race MotoGP Thailand 2026 karena Penalti, Marc Marquez Bilang Begini...
- Instagram/Marc Marquez
Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez memilih tetap tenang meski penalti satu posisi dari race direction membuatnya kehilangan kemenangan di sprint GP Thailand, Sabtu (28/2/2026) sore WIB.
Sprint sepanjang 13 lap di Sirkuit Buriram berlangsung dramatis. Marquez awalnya bersaing sengit melawan Marco Bezzecchi dari Aprilia, sebelum fokus pada duel dengan Pedro Acosta dari KTM.

- Facebook/MotoGP
Momen krusial terjadi pada putaran kedua terakhir ketika Acosta memimpin dan Marquez melakukan manuver agresif yang memaksa pembalap KTM itu keluar lintasan.
Stewards FIM kemudian menjatuhkan penalti satu posisi kepada Marquez, sehingga kemenangan resmi diberikan kepada Acosta.
Meski banyak pihak, termasuk bos Ducati Davide Tardozzi, menilai penalti itu tidak adil, Marquez memilih bersikap santai.
“Menurut saya, race direction (stewards) yang memutuskan. Jadi, saya hanya mengikuti aturan,” ujar Marc Marquez soal penalti yang diberikan.
“Ketika saya melihat Bezzecchi jatuh, saya cuma memperlambat ritme balapan. Saya hanya mencoba mengontrolnya," lanjut Marc.
"Saya tahu kejuaraan ini sangat panjang, dan itu yang saya lakukan dengan mengontrol pace balapan, dan setiap kali Pedro menyalip saya, saya langsung menyalip balik di tikungan berikutnya," kata Marquez lagi.
Meski kehilangan kemenangan, Marquez tetap puas dengan hasilnya.
Terlebih ini menjadi balapan resmi pertama baginya setelah kembali dari cedera.
"Tapi sayangnya, saya mendapat penalti itu. Tapi sembilan poin, balapan pertama setelah cedera, tidak buruk. Saya senang,” tutup Marquez, yang kini berada di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026.
Di sisi lain, Bos Ducati, Davide Tardozzi cukup menyayangkan hukuman penalti yang diberikan untuk Marc Marquez.
Menurutnya, keputusan itu tidak adil dan dianggap terlalu berlebihan.
“Saya rasa kita sudah melihat banyak manuver salip seperti ini. Marc tidak menyentuh Pedro. Dia tidak keluar lintasan. Jadi, saya pikir penalti itu tidak adil," kata Tardozzi.
“Mereka adalah pembalap cerdas yang ingin menang. Jadi Marc dan Pedro tahu persis apa yang dilakukan, dan saya yakin ini tidak akan menjadi masalah. Saya yakin kalau posisi Pedro berlawanan, dia akan melakukan hal yang sama," lanjutnya.
Load more