News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Charles Leclerc Terang-terangan Sebut Strategi Ferrari Terlalu Berisiko di F1 GP Australia 2026, Kenapa?

Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, menyoroti strategi timnya yang dinilai berisiko pada balapan pembuka F1 GP Australia 2026. 
Minggu, 8 Maret 2026 - 23:38 WIB
Charles Leclerc
Sumber :
  • Instagram/Charles Leclerc

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, menyoroti strategi timnya yang dinilai berisiko pada balapan pembuka F1 GP Australia 2026. 

Keputusan Ferrari untuk tetap berada di lintasan saat fase Virtual Safety Car (VSC) dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat tim asal Maranello tersebut gagal menantang kemenangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Max Verstappen tertinggal hampir satu menit dari George Russell di F1 GP Australia 2026
Max Verstappen tertinggal hampir satu menit dari George Russell di F1 GP Australia 2026
Sumber :
  • Reuters

Balapan yang berlangsung di Melbourne Grand Prix Circuit, Minggu, akhirnya dimenangi pembalap Mercedes-AMG Petronas Formula One Team, George Russell, yang memimpin finis satu-dua bagi timnya bersama rekan setimnya Andrea Kimi Antonelli.

Leclerc sebenarnya sempat membuka peluang bagi Ferrari setelah melakukan start impresif dari posisi keempat. 

Ia langsung melesat ke depan dan bahkan memimpin balapan, serta terlibat duel ketat dengan Russell pada 10 lap awal lomba.

Namun situasi berubah ketika strategi tim mulai memainkan peran. Ferrari memilih tidak masuk pit saat VSC pertama muncul, sementara Mercedes memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan pit stop dengan waktu yang lebih efisien. 

Keputusan itu akhirnya memberi keuntungan besar bagi Mercedes dalam mengontrol jalannya balapan.

Leclerc yang kemudian finis di posisi ketiga, tepat di depan rekan setimnya Lewis Hamilton, mengakui bahwa strategi tersebut memang berisiko dan pada akhirnya tidak berjalan sesuai harapan.

“Saya tidak berpikir begitu, tetapi mungkin saya salah,” kata Leclerc ketika ditanya apakah Ferrari bisa menantang kemenangan tanpa adanya VSC.

“Sepertinya Mercedes mungkin memiliki sedikit kecepatan lebih dibanding kami hari ini, meskipun mungkin tidak sebesar yang terlihat kemarin, jadi itu hal yang baik. Tetapi saya rasa kami tidak bisa memenangkan balapan.”

Meski demikian, pembalap asal Monako itu menegaskan keputusan strategi Ferrari sebenarnya diambil secara sadar oleh tim.

“Saya tidak menyesalinya. Itu adalah keputusan yang memang kami inginkan, keputusan yang disengaja dan disadari,” ujarnya.

Menurut Leclerc, tim telah memperhitungkan kemungkinan munculnya lebih dari satu VSC berdasarkan pengalaman sejak sesi latihan bebas.

“Melihat dari FP1 sampai sekarang, di setiap sesi selalu ada mobil yang berhenti, setidaknya satu mobil. Kami tahu kemungkinan besar ini bukan satu-satunya VSC dalam balapan, jadi kami berpikir mungkin lebih baik menunggu yang berikutnya.”

Namun perjudian strategi tersebut tidak sepenuhnya berpihak pada Ferrari. Leclerc mengatakan timnya sempat memiliki peluang memanfaatkan VSC lain, tetapi situasinya tidak memungkinkan.

“Ini tentu saja sebuah perjudian. Kami tidak tahu apakah itu akan terjadi. Faktanya memang ada VSC lain setelah itu, dan salah satunya sebenarnya cukup ideal, tetapi sayangnya untuk kami pintu masuk pit saat itu tertutup sehingga kami tidak bisa memanfaatkannya.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sedikit kurang beruntung dalam hal itu, tetapi sekali lagi itu adalah keputusan yang kami sadari dan saya tidak benar-benar menyesalinya," tukas rekan satu tim Lewis Hamilton tersebut.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT