GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhirnya Podium Lagi, Lewis Hamilton Merasa Temukan Performa Terbaik di F1 GP China 2026

Lewis Hamilton berhasil finis podium saat tampil di F1 GP China 2026 yang berlangsung pada Minggu (15/3/2026).
Minggu, 15 Maret 2026 - 18:00 WIB
Lewis Hamilton berhasil finis podium saat tampil di F1 GP China 2026 yang berlangsung pada Minggu (15/3/2026).
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Lewis Hamilton mengaku kembali menemukan performa terbaiknya setelah meraih podium Grand Prix pertama bersama Scuderia Ferrari pada balapan F1 GP China 2026.

Pemilik tujuh kali juara dunia Formula One itu sebelumnya menjalani musim debut yang sulit bersama Ferrari pada 2025. Pada musim tersebut, pole position dan kemenangan di Sprint Race China menjadi salah satu sedikit momen positif di tengah performa tim yang mengecewakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kimi Antonelli, George Russell dan Lewis Hamilton di podium juara F1 GP China 2026
Kimi Antonelli, George Russell dan Lewis Hamilton di podium juara F1 GP China 2026
Sumber :
  • Reuters

Memasuki musim baru setelah jeda musim dingin, Hamilton mengaku datang dengan semangat baru. Ia tampil cukup kuat sejak seri pembuka di Australian Grand Prix, sebelum akhirnya mengalahkan rekan setimnya Charles Leclerc untuk merebut podium ketiga di Shanghai.

Podium tersebut menjadi yang ke-203 dalam karier panjang Hamilton selama dua dekade di F1. Pembalap asal Inggris berusia 41 tahun itu pun merasa kondisi mental dan fisiknya kembali berada di level terbaik.

“Saya benar-benar merasa sudah kembali ke kondisi terbaik saya, baik secara mental maupun fisik,” kata Hamilton.

“Namun saya masih merasa ada ruang untuk berkembang.”

Hamilton juga mengungkapkan bahwa persiapan fisik yang dijalaninya selama musim dingin menjadi salah satu faktor penting di balik kebangkitan performanya.

“Latihan musim dingin kali ini adalah yang paling berat dan paling intens yang pernah saya jalani. Mungkin itu juga karena usia saya yang semakin bertambah, sehingga butuh waktu lebih lama untuk pulih,” ujarnya.

“Tapi saya berhasil menemukan metode baru. Saya bekerja dengan pelatih yang luar biasa, dan kami sudah mulai bekerja bersama sejak Hari Natal.”

Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton (kiri) bersaing dengan driver Mercedes, George Russell (kanan) di F1 GP China 2026.
Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton (kiri) bersaing dengan driver Mercedes, George Russell (kanan) di F1 GP China 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Maxim Shemetov

Selain latihan fisik, Hamilton juga merasakan dampak positif dari kerja sama yang lebih erat dengan tim Ferrari, termasuk dengan insinyur barunya.

“Waktu yang saya habiskan bersama tim di pabrik, tentunya dengan insinyur baru, juga memberikan dorongan besar. Moral tim juga sangat bagus.”

“Saya sudah memutuskan sejak Hari Natal bagaimana saya ingin memulai musim ini, secara mental. Dan saya akan terus menyempurnakannya. Saya rasa masih ada potensi yang bisa digali.”

Hamilton mengaku masih terus mempelajari karakter mobil Ferrari, terutama dalam hal penggunaan energi dan strategi performa di lintasan.

“Saya masih belajar mengenai mobil ini, terutama soal deployment. Saya juga banyak berdiskusi dengan para insinyur mengenai apa yang saya inginkan dari mobil ini.”

“Melihat mereka mendengarkan dan memasukkan beberapa hal yang saya minta ke dalam mobil, saya sangat berterima kasih kepada mereka. Itu membuat kami merasa lebih bersatu karena bergerak ke arah yang sama.”

“Saya tidak sabar kembali ke Maranello minggu depan untuk bertemu semua orang dan kembali bekerja keras.”

Hamilton juga mengakui bahwa podium pertamanya bersama Ferrari datang lebih lambat dari yang ia harapkan. Musim lalu bahkan menjadi pertama kalinya dalam kariernya ia tidak meraih podium sama sekali sepanjang musim.

“Saya rasa saya memulai musim ini dengan kepercayaan diri seperti dulu, dan saya terus mempertahankannya,” jelas Hamilton.

“Saya terus berusaha meraih podium. Ternyata mendapatkan satu podium saja sangat sulit dibandingkan banyak hal lain yang pernah saya capai sepanjang karier.”

“Saya hanya harus bersabar, dan memasuki musim ini saya benar-benar membangun sikap mental yang sangat positif.”

Dalam era mobil ground-effect, Hamilton baru meraih dua kemenangan, dengan yang terakhir terjadi pada Belgian Grand Prix 2024 saat masih membela Mercedes AMG Petronas Formula One Team.

Meski begitu, Hamilton merasa peluang untuk kembali naik ke tangga kemenangan kini lebih terbuka dibandingkan sebelumnya.

“Saya benar-benar merasa kemenangan sekarang terlihat lebih dekat dari sebelumnya. Tahun lalu rasanya sangat jauh dari jangkauan,” ujarnya.

Namun Hamilton menilai Ferrari masih membutuhkan peningkatan besar untuk benar-benar bersaing dengan Mercedes, terutama dari sisi performa mesin.

“Di kualifikasi kemarin kami sedikit lebih dekat, tetapi dalam kondisi balapan mereka masih memiliki keunggulan sekitar empat hingga lima persepuluh detik.”

“Itu selisih yang besar. Kami perlu peningkatan besar dalam hal downforce, efisiensi, dan juga tenaga mesin.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini peningkatan besar yang harus kami kejar. Tapi saya benar-benar percaya pada semua orang di Maranello bahwa itu bukan hal yang mustahil untuk dicapai. Forza Ferrari, kami hanya perlu terus mendorong,” pungkas Hamilton.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara secara terang-terangan soal menukar paspor Belanda miliknya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Itu sempat menjadi skandal di sepak bola Belanda baru-baru ini.
PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan keringanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 bagi wajib pajak.
Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Pemain asing baru Hyundai Hillstate, Jordan Wilson menyinggung nama Megawati Hangestri sekaligus mengungkapkan harapannya jelang debut di Liga Voli Korea 2026-2027.
PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

Selain menargetkan peningkatan elektoral Zulhas juga menegaskan sikap politik PAN yang tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Buya Anwar Abbas soal maraknya kasus pelecehan di Ponpes jadi sorotan. Waketum MUI minta pelaku dihukum berat demi memberi efek jera. Simak beritanya!
Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev akhirnya benar-benar menjadi kenyataan setelah Sean Strickland sukses menumbangkan Khamzat Chimaev dalam duel sengit di UFC 328. 11/5

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT