Buka Suara soal Kecelakaan Horor Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026, Bos Ducati: Ada Benturan Keras pada...
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, buka suara soal kecelakaan horor Marc Marquez di sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Amerika 2026.
Tardozzi mengonfirmasi bahwa Marc Marquez mengalami benturan keras pada lengan kanan dan tangan kirinya setelah kecelakaan dengan kecepatan tinggi.
- Reuters/Jakub Porzycki
Insiden terjadi di Circuit of the Americas pada Jumat (27/3/2026), tepatnya di awal sesi FP1.
Motor Ducati yang dikendarai Marquez kehilangan traksi di bagian belakang saat melintasi puncak Tikungan 10 dengan kecepatan sekitar 190 km/jam, yang kemudian memicu keluarnya bendera merah.
Ketika bagian belakang motor kembali mencengkeram aspal, Marquez justru kehilangan kendali bagian depan Desmosedici GP26 miliknya. Ia pun terjatuh, meluncur di area gravel, dan menghantam pembatas pengaman.
Marquez sempat terlihat kesulitan berdiri setelah insiden tersebut, namun akhirnya mampu berjalan meninggalkan lokasi dengan melepas sarung tangan kirinya.
Pembalap asal Spanyol itu memilih kembali ke garasi Ducati menggunakan skuter tanpa menuju pusat medis.
“Marc mengalami benturan keras pada lengan kanan dan tangan kiri. Tidak ada yang patah. Hanya masalah pada kulit. Dia bisa kembali membalap, tetapi tentu saja terasa sakit,” ujar Tardozzi.
Setelah mengganti wearpack dan terlihat membalut tangan kirinya, Marquez kembali ke lintasan pada 10 menit terakhir FP1.
Ia langsung menunjukkan performa kompetitif dengan menempati posisi keempat, terpaut 0,378 detik dari pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, yang mencatat waktu tercepat. Marquez menyelesaikan total sembilan lap pada sesi tersebut.
Sementara itu, pemuncak klasemen dari Aprilia, Marco Bezzecchi, mengawali akhir pekan di COTA dengan finis di posisi kesembilan, menggunakan set ban yang sama sepanjang sesi.
Marquez sendiri memiliki catatan impresif di COTA dengan tujuh kemenangan di kelas MotoGP, meski kemenangan terakhirnya terjadi pada 2021. Pada musim lalu, ia sempat memimpin balapan sebelum akhirnya terjatuh.
(aes)
Load more