Menang dengan Motor Rusak, Marco Bezzecchi Ungkap Insiden Berbahaya dengan Pedro Acosta di COTA
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Marco Bezzecchi tampil luar biasa dengan meraih kemenangan pada MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas, meski harus menghadapi berbagai tantangan sejak awal akhir pekan.
Bezzecchi terpaksa memulai balapan dari posisi keempat setelah dinilai menghalangi juara dunia Marc Marquez pada sesi kualifikasi Q2, Sabtu.
- Reuters
Setelah sempat terjatuh saat memimpin sprint race, mantan anak didik Valentino Rossi itu bangkit di balapan utama.
Ia melakukan start dengan baik dan langsung merangsek ke depan hanya dalam beberapa tikungan pertama.
Bezzecchi kemudian mampu mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis, unggul atas rekan setimnya, Jorge Martin, sekaligus mengantar Aprilia meraih finis satu-dua di Texas.
“Saya sangat senang karena saya melakukan kesalahan kemarin. Jadi sangat penting untuk menjalani balapan yang bagus hari ini. Suasana di Texas luar biasa. Saya ingin berterima kasih kepada semua penggemar atas dukungan luar biasa mereka,” ujar Bezzecchi usai balapan.
“Seluruh tim mendukung saya karena saya sangat kecewa. Mereka memberi saya motivasi tambahan untuk bangkit hari ini. Saya juga senang untuk Jorge; dia sudah memberikan segalanya. Kami akan mencoba melanjutkan performa ini,” tambahnya.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Bezzecchi juga mencatatkan rekor dengan memimpin 121 lap secara beruntun dalam lima grand prix terakhir.
Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Pada lap pertama, Bezzecchi sempat terlibat insiden dengan Pedro Acosta di lintasan lurus sepanjang 1,2 km, yang menyebabkan kerusakan pada bagian aerodinamika belakang motornya.
Akibatnya, ia harus menyelesaikan hampir seluruh balapan dengan kondisi motor yang tidak sempurna.
“Pedro berada di depan dan saya mencoba menyalipnya. Di trek ini sangat penting menjaga ban depan tetap prima,” jelas Bezzecchi.
“Dia mengerem sangat terlambat di Tikungan 11. Saya juga melakukan hal yang sama, tapi sedikit lebih awal. Kami berdua melebar dan dia lebih jauh dari saya. Saya mencoba menyalip di exit tikungan, tapi saat saya menunduk di balik fairing, jarak kami terlalu dekat dan tidak bisa menghindari kontak.”
“Untungnya semuanya baik-baik saja. Motor saya rusak, mungkin motornya juga, tapi saya tidak yakin. Setelah itu motor terasa aneh saat pengereman, banyak bergerak. Tapi saya tetap fokus dan itu sangat penting,” lanjutnya.
Berkat kemenangan ini, Bezzecchi kembali merebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 81 poin. Ia unggul atas Martin yang mengoleksi 77 poin, sementara Acosta berada di posisi ketiga dengan 60 poin.
“Saya cukup terkejut. Saya juga tampil baik di Goiania, tapi di sini lebih terasa karena kemarin saya mengalami situasi yang sulit,” tutupnya.
(aes)
Load more