Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari
- Audi F1 Team
tvOnenews.com - Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.
Kepergian mendadak itu terjadi kurang dari setahun sejak Wheatley direkrut dari Red Bull.
Alhasil, sebagai langkah awal Audi langsung melakukan restrukturisasi internal dengan menunjuk Mattia Binotto memimpin tim untuk sementara waktu.
- Audi F1 Team
Binotto menegaskan Audi tidak mencari Team Principal baru dalam waktu dekat.
“Untuk masa depan, kami tidak mencari Team Principal baru. Saya akan tetap memegang peran ini,” kata Binotto.
“Tetapi saya akan membutuhkan seseorang untuk mendukung saya di akhir pekan balapan karena saya sendiri tidak akan selalu hadir di akhir pekan balapan," lanjutnya.
“Saya perlu fokus terutama di pabrik, di mana ada banyak hal yang perlu diubah. Bukan hanya untuk mengembangkan, tetapi juga untuk mentransformasi, jadi dukungan di akhir pekan balapan tentu sangat penting.” unkap Binotto.
Ia menilai struktur tim tetap solid meski terjadi pergantian mendadak.
“Tidak. Jika dilihat dari luar, tim ini terorganisir secara struktural dan bukan individu yang akan membuat perbedaan.” terangnya.
Audi belum meraih poin di Suzuka setelah Nico Hulkenberg finis ke-11 dan Gabriel Bortoleto di posisi ke-13.
Binotto memuji respons tim menghadapi situasi sulit tersebut.
“Tim tetap fokus dan berkonsentrasi akhir pekan ini dan secara operasional, tim telah berkinerja sangat baik dan kita bisa senang, menunjukkan bahwa ini bukan tentang individu, tetapi tentang tim,” jelasnya.
John Wheatley sendiri kini dikaitkan dengan peran baru di Aston Martin F1 Team usai menjalani fase cuti.
(akg)
Load more