News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isack Hadjar Akui Khawatir saat Tahu Dirinya akan Promosi ke Red Bull dan Jadi Tandem Max Verstappen di F1 2026

Pembalap asal Prancis yakni Isack Hadjar, mengatakan kalau dirinya sempat khawatir saat pertama kali tahu kalau dirinya dipromosikan ke Red Bull untuk F1 2026.
Kamis, 30 April 2026 - 13:57 WIB
Isack Hadjar
Sumber :
  • Oracle Red Bull Racing

tvOnenews.com - Pembalap asal Prancis, Isack Hadjar, mengatakan kalau dirinya sempat khawatir saat pertama kali tahu kalau dirinya dipromosikan ke Red Bull untuk F1 2026.

Sebagai informasi, Isack Hadjar memperkuat Racing Bulls pada gelaran F1 musim lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isack Hadjar bahkan mengakhiri F1 2025 finis di peringkat ke-12 klasemen akhir dengan koleksi 51 poin.

Isack Hadjar
Isack Hadjar
Sumber :
  • Oracle Red Bull Racing

Pembalap yang saat ini berusia 21 tahun itu mencuri perhatian lewat podium perdananya di F1 GP Belanda 2025.

Di Zandvoort, Isack Hadjar berhasil mengamankan posisi ketiga pada musim pertamanya di F1.

Kini setelah promosi ke Red Bull, tantangan terbesarnya adalah menjadi rekan setim juara dunia empat kali, Max Verstappen, yang kerap membuat tandemnya kesulitan tampil konsisten.

Meski demikian, awal karier Hadjar di Red Bull berjalan stabil tanpa penurunan performa drastis seperti pendahulunya.

"Menandatangani kontrak adalah langkah pertama. Ini langkah besar. Tapi kemudian Anda berpikir, 'Oke, sekarang saya tahu apa yang ada di depan saya. Sekarang saya punya jalan. Saya punya arah. Saya tahu sekarang semuanya tentang memberikan hasil. Dan peluang untuk berhasil memang rendah, tetapi masih ada kesempatan,'" kata Isack Hadjar.

"Dan ketika saya mengingat kembali beberapa tahun terakhir, apa yang telah saya berikan, tekanan yang saya alami untuk bisa duduk di sini hari ini, saya harus mengatakan bahwa saya masih merasa seperti bermimpi menyadari bahwa saya berada di sini bekerja di salah satu tim terbesar di grid, rasanya aneh." tambahnya.

Ketika ditanya soal kekhawatiran menghadapi Verstappen, Hadjar menjawab jujur.

“Tentu saja, dalam beberapa hal saya khawatir, karena Anda melihat jarak antara rekan satu tim Max dan Anda berpikir 'wah, ini aneh'." ungkap Hadjar.

“Namun di saat yang sama, saya realistis, ini peraturan baru, kami menggunakan mobil yang sama, jika saya yakin saya mampu, maka saya mampu dan begitulah akhirnya.” lanjutnya.

Ia menegaskan tekanan terbesar justru datang dari dirinya sendiri, bukan dari ekspektasi luar.

"Itu semua berasal dari latihan. Bisa dibilang, sejak balap gokart, saya tidak pernah mengalami momen di mana saya tahu, 'Oke, tahun ini saya punya tim yang dominan, ini akan mudah, saya akan dengan mudah masuk ke kategori atas'," terang Hadjar.

"Tekanan selalu ada dan saya selalu harus membuktikan sesuatu. Jadi, ketika Anda terbiasa dengan hal itu sejak usia tujuh, delapan, sembilan, 10 tahun, hingga sekarang, Anda akan mampu mengatasi tekanan ini dengan jauh lebih baik." tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harus saya akui, tekanan yang saya berikan pada diri sendiri untuk memuaskan diri sendiri, bisa dibilang standar saya lebih tinggi daripada orang lain yang mengatakan 'Oke, kamu harus melakukan itu, itu, itu'. Itu jauh lebih sedikit membuat saya stres daripada beban yang saya pikul. Pada akhirnya, tidak mengecewakan diri sendiri adalah hal terpenting." pungkas Isack Hadjar.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT