Jadi Rider Ducati Terbaik di Kalsemen MotoGP 2026, Fabio Di Giannantonio Enggan Buru-buru Bahas Persaingan Gelar Juara Dunia
- Jerome Miron-Imagn Images/REUTERS
tvOnenews.com - Rider VR46, Fabio Di Giannantonio, mungkin menjadi salah satu nama yang mencuri perhatian pada gelaran MotoGP 2026 ini.
Nama Diggia mulai mencuri perhatian pada persaingan MotoGP 2026 setelah tampil konsisten bersama tim VR46 sepanjang enam seri awal musim.
Di tengah performa Ducati yang belum stabil, rider asal Italia itu justru mampu menjaga tren positif dan terus mengumpulkan poin penting.
- Jerome Miron-Imagn Images/REUTERS
Hasil tersebut membuat Di Giannantonio kini hanya terpaut 26 poin dari pimpinan klasemen sementara, Marco Bezzecchi, yang tampil impresif bersama Aprilia.
Meski begitu, rider VR46 itu memilih tidak terburu-buru membahas peluang merebut gelar juara dunia MotoGP musim ini.
“Tentu saja, tujuan saya musim ini adalah untuk mencoba meraih gelar semacam ini penantang gelar juara, katakanlah,” katanya.
“Saya rasa saya memiliki kesempatan besar tahun ini dengan tim yang hebat, dengan motor yang hebat, jadi saya akan memberikan yang terbaik untuk bisa bersaing, untuk menjadi kandidat juara.” tambah Diggia.
Di Giannantonio menilai timnya sudah bekerja cukup baik, walaupun ia merasa masih ada banyak hal yang perlu ditingkatkan.
“Saya rasa kami melakukan pekerjaan yang baik - bukan pekerjaan yang hebat, karena saat ini kami berada di posisi ketiga.” terang Diggia.
“Tapi kami melakukan pekerjaan yang baik. Kami berusaha sedekat mungkin dengan Aprilia.” lanjutnya.
Pembalap berusia 27 tahun tersebut juga menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menjaga perkembangan performa di setiap seri balapan.
“Dan, ya, saya hanya ingin terus bekerja.” Kata Diggia.
“Saya rasa masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan tentang musim ini, tetapi yang pasti kami telah menunjukkan level yang luar biasa di semua trek yang telah kami kunjungi hingga saat ini.” lajutnya.
“Dan tujuannya adalah untuk terus seperti ini. Saya ingin terus berkembang, belajar, untuk tim, untuk motor, untuk diri saya sendiri, dan mencoba menjadi pembalap yang lebih baik.” pungkas Diggia.
(akg)
Load more