Ekspresi Bahagia Veda Ega Pratama, Dari Start P20 hingga Finis Top 5 di Moto3 GP Ceko 2026
- Instagram @veda_54
tvOnenews.com - Veda Ega Pratama menunjukkan ekspresi bahagia usai menuntaskan balapan Moto3 GP Ceko 2026 dengan hasil impresif.
Pembalap muda Indonesia itu berhasil finis di posisi kelima, meski harus memulai race dari urutan ke-20 di grid.
Hasil tersebut terasa spesial bagi Veda. Pasalnya, ia sebenarnya sempat mencatatkan performa kuat pada sesi kualifikasi dengan membukukan waktu tercepat kedelapan.
Namun, peluang start dari barisan depan buyar setelah rider Honda Team Asia itu dijatuhi penalti 12 posisi.
Sanksi tersebut diberikan karena Veda dianggap melanggar Pasal 1.21.2 regulasi Kejuaraan Dunia FIM Grand Prix, tepatnya terkait insiden tipe M3-SR8 atau riding too slow on racing line saat sesi kualifikasi.
Hukuman itu membuat posisi start Veda melorot jauh ke urutan ke-20, sebuah situasi yang jelas tidak ideal untuk bertarung di papan atas.
Meski begitu, Veda tidak larut dalam kekecewaan. Pebalap asal Gunungkidul itu justru langsung menunjukkan mental bertarung sejak lampu start padam.
- Instagram @veda_54
Ia melesat agresif pada lap pembuka dan langsung naik sembilan posisi hanya di tikungan pertama.
Manuver awal itu membuat Veda seketika menembus posisi ke-11, membuka peluang untuk mengejar rombongan depan.
Perlahan tapi pasti, Veda terus memangkas jarak. Memasuki lap kelima, ia sukses bergabung dengan grup terdepan yang berisi tujuh pembalap.
Dari titik itulah balapan Veda berubah menjadi salah satu cerita paling menarik di Brno.
Start dari belakang, lalu merangsek ke barisan depan dan ikut bertarung dalam perebutan podium, menjadi bukti bahwa kecepatannya memang pantas bersaing dengan rider-rider terbaik Moto3 musim ini.
Kunci performa Veda di GP Ceko tak hanya terletak pada start agresif, tetapi juga kemampuannya mengelola ritme dan ban sepanjang balapan.
Saat banyak pembalap mulai kehilangan konsistensi di lap-lap akhir, Veda tetap mampu menjaga kecepatannya agar tetap berada dalam persaingan.
Walau akhirnya gagal naik podium, finis kelima dari posisi start ke-20 tetap menjadi hasil yang sangat berharga.
Veda pun tak menutupi rasa puasnya usai balapan. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, rider berusia 17 tahun itu mengungkapkan kebahagiaan karena mampu bangkit dari situasi sulit.
"Balapan posisi 5. Secara keseluruhan saya senang, mulai dari posisi 20 dan bisa finis di top 5. Terima kasih tim. Selanjutnya, Assen," tulis Veda dalam unggahan di akun Instagramnya.
Veda tidak sekadar menambah poin, melainkan juga memperlihatkan karakter petarung yang sangat penting untuk perjalanan panjang di Moto3.
Hasil di Brno juga terasa makin spesial jika melihat performa para pembalap Honda lainnya.
Di antara seluruh rider Honda yang turun di Moto3 GP Ceko 2026, Veda menjadi yang terbaik dengan finis kelima.
Ia bahkan unggul atas Joel Kelso dari tim GRYD-MLAV Racing yang hanya mampu finis di posisi kedelapan. Sementara rider Honda lain tak ada yang mampu menembus 10 besar.
Fakta itu menegaskan bahwa Veda kembali menjadi andalan Honda di kelas Moto3 musim ini.
Di tengah persaingan ketat motor-motor KTM yang mendominasi barisan depan, Veda mampu membawa Honda Team Asia tetap relevan dalam perebutan posisi atas.
Performa seperti ini juga menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pembalap pelengkap, melainkan salah satu nama yang layak diperhitungkan dalam perburuan poin besar di setiap seri.
Tambahan 11 poin dari finis kelima membuat posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026 ikut terdongkrak.
Kini ia menempati urutan keenam dengan koleksi 82 poin dari sembilan seri.
Jaraknya memang masih cukup jauh dari pemuncak klasemen Maximo Quiles yang sudah mengumpulkan 186 poin, tetapi peluang Veda untuk terus menekan papan atas masih terbuka lebar jika mampu menjaga konsistensi pada seri-seri berikutnya.
Perjalanan musim ini memang memperlihatkan perkembangan yang menarik dari Veda. Ia sempat mencuri perhatian saat finis podium di Brasil, lalu terus beberapa kali tampil kompetitif di barisan depan.
Di GP Ceko, Veda kembali memperlihatkan kualitasnya.
Karena itu, finis kelima di Brno bukan sekadar hasil angka di klasemen. Balapan ini bisa dibaca sebagai salah satu sinyal paling jelas bahwa Veda Ega Pratama makin siap menjadi penantang serius di Moto3 2026.
Kini fokus Veda akan beralih ke Assen, sirkuit berikutnya dalam kalender Moto3 2026.
Jika mampu membawa momentum positif dari GP Ceko, bukan tidak mungkin pembalap Indonesia itu kembali membuat kejutan, bahkan membuka peluang lebih besar untuk naik podium lagi.
(tsy)
Load more