Performa Kimi Antonelli di F1 2026, Buat Pemilik Tim di MotoGP Ini Bilang Mercedes Sudah Tak Perlu Max Verstappen
- Oracle Red Bull Racing
tvOnenews.com - Performa impresif Kimi Antonelli pada F1 2026 membuat Mercedes dinilai tidak lagi membutuhkan Max Verstappen.
Pendapat tersebut disampaikan mantan bos Haas F1, Guenther Steiner, di tengah rumor kepindahan Verstappen ke Mercedes.
Hingga saat ini, nama Max Verstappen memang masih dikaitkan dengan Silver Arrows. Namun, performanya bersama Red Bull belum mampu menandingi dominasi Mercedes musim ini.
- Oracle Red Bull Racing
Pembalap asal Belanda itu belum memenangkan balapan pada 2026 dan baru mengumpulkan 109 poin di klasemen pembalap.
Jumlah tersebut membuat Verstappen tertinggal 110 poin dari Antonelli yang kini berada di puncak klasemen.
Steiner yang kini menjadi pemilik tim KTM Tech3 di MotoGP menilai situasi tersebut membuat posisi Mercedes berubah dalam mempertimbangkan perekrutan Verstappen.
"Menurut saya, masalah bagi Max saat ini adalah - jika Anda bertanya kepada saya tiga atau empat hari yang lalu, saya akan mengatakan bahwa pindah ke McLaren hanyalah langkah yang sifatnya stagnan (tidak ada peningkatan posisi). Tapi setelah Grand Prix Hungaria, mungkin itu bukan lagi sekadar langkah stagnan, karena situasinya sudah berubah sejak saat itu," ujar Steiner.
"Jika Max pindah, tentu saja dia ingin bergabung dengan tim yang lebih baik daripada Red Bull, dan tidak banyak tim yang lebih baik daripada Red Bull saat ini.
"Kursi pembalap di Ferrari sudah terisi. Sementara di Mercedes, menurut saya mereka sudah menemukan sosok penerus Max Verstappen. Jadi, mungkin mereka tidak membutuhkan sosok Max Verstappen yang sesungguhnya untuk saat ini." lanjutnya.
Alih-alih Mercedes, Steiner menilai McLaren menjadi salah satu opsi potensial bagi Verstappen, meski belum tentu lebih kompetitif daripada Red Bull.
"Lalu ada McLaren, tapi sampai beberapa balapan yang lalu, pertanyaannya adalah: apakah mereka benar-benar lebih baik daripada Red Bull? Karena menurut saya, Red Bull memiliki satu keunggulan. Mereka kini memproduksi mesin sendiri, dan itu merupakan sebuah keuntungan," tutupnya.
(akg)
Load more