News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Butuh Tunggangan Prima untuk Taklukkan Tantangan Oneprix di Bukit Peusar

Oneprix 2022 menghasilkan warna-warni persaingan. Melanjutkan keseruan Sirkuit Sentul, Bukit Peusar menuntut rider memiliki motor bagus untuk jadi pemenang.
Selasa, 9 Agustus 2022 - 12:45 WIB
Veda Ega Pratama kuasai kelas rookie Oneprix 2022 seri Tasikmalaya.
Sumber :
  • @oneprixid

Tasikmalaya, Jawa Barat – Oneprix 2022 menghasilkan warna-warni persaingan. Melanjutkan keseruan Sirkuit Sentul, Bukit Peusar menuntut rider memiliki motor bagus untuk jadi pemenang.

“Lain sirkuit, lain pula tingkat kesulitan. Sebagian pebalap menguasai sirkuit yang menjadi favoritnya, sebagian lain punya kebiasaan di tempat lain,” urai Ahmad Jayadi, mantan pebalap nasional era 1990-an di sela menjadi komentator balapan Oneprix Indonesia Motorprix Championship 2022 di tvOne.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tergantung seberapa sering pebalap menjajal sirkuit untuk berlatih dan bertanding, maka ia akan mahir menguasai lintasan Oneprix. Pebalap yang jago di Sirkuit Sentul, misalnya, belum tentu jago di Sirkuit Bukit Peusar, karena karakter yang berbeda dari masing-masing sirkuit,” lanjut Ahmad Jayadi.

“Sirkuit Sentul sangat teknikal, antara engine dan motor serta teknik pebalap harus memadai, karena banyak tikungan yang membutuhkan kemampuan teknik,” urai Ahmad Jayadi. “Bukit Peusar memiliki kontur tanah yang naik turun, pebalap butuh kendaraan yang memiliki kondisi prima.”

Analisis Ahmad Jayadi terkait dengan hasil di lintasan. Saat bersaing pada putaran kedua Oneprix untuk race pertama kelas Rookie Oneprix yang berlangsung di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, para pebalap bertarung sengit.

Pada lap pertama, Veda Ega Pratama langsung melesat untuk mengambil alih posisi terdepan. Ia mendahului dua pebalap Felix Putra Mulya dan Kiandra Ramadipha.

Namun nasib kurang beruntung menimpa Kiandra saat memasuki lap keenam. Saat menempati posisi keempat, ia terjatuh di lintasan. Zachry Akbar mengambil alih tempatnya.

Memasuki lap kesepuluh, Veda Ega telah meninggalkan para pesaing dengan jarak cukup jauh. Hingga mencapai garis finish, ia memimpin di depan Felix Putra Mulya. “Meski menduduki posisi podium 1 di race pertama, saya senang sekali, tapi belum puas karena balapan belum berakhir,” ujar Veda.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih Seru pada Race Kedua

Chessy Meilandi membuat kejutan dengan berhasil masuk pada posisi ketiga. Chessy kemudian mampu memimpin pada awal lomba race pertama, berada di depan Veda Ega Pratama dan juga Hafiz Fahril yang berada pada posisi ketiga.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ban Hancur di Akhir Balapan, Francesco Bagnaia Sebut Lap Penutup di COTA Seperti Mimpi Buruk

Ban Hancur di Akhir Balapan, Francesco Bagnaia Sebut Lap Penutup di COTA Seperti Mimpi Buruk

Francesco Bagnaia mengungkapkan kekecewaannya setelah mengalami penurunan performa drastis pada lap-lap akhir MotoGP Amerika Serikat 2026.
Imigrasi Akhiri Pelarian Buronan Kasus Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Bandara Kualanamu

Imigrasi Akhiri Pelarian Buronan Kasus Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Bandara Kualanamu

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan berhasil mengamankan dua Warga Negara Indonesia yang masuk dalam daftar pencegahan dan penangkalan (cekal) setibanya di
Stok BBM Masih Cukup, Dasco Ungkap Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax

Stok BBM Masih Cukup, Dasco Ungkap Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan pemerintah tidak akan membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax.
Betapa Frustasinya Mario Aji usai Gagal Finis di Moto2 Amerika Serikat 2026, Akui Dirinya Tak Bisa Terima...

Betapa Frustasinya Mario Aji usai Gagal Finis di Moto2 Amerika Serikat 2026, Akui Dirinya Tak Bisa Terima...

Mario Aji tak bisa menutupi perasaan kecewanya usai hasil buruk yang ia dapat pada gelaran Moto2 Amerika Serikat 2026.
Tak Dipungkiri Lagi, John Herdman Berkelakar Tiang Jadi Biang Kekalahan Timnas Indonesia

Tak Dipungkiri Lagi, John Herdman Berkelakar Tiang Jadi Biang Kekalahan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kalah dari Bulgaria di final FIFA Series 2026. John Herdman berkelakar mistar gawang jadi penyebab, meski Garuda tampil dominan.
Perempuan Ini Tipu Toke Kopi di Pagar Alam hingga Rp 4,03 Miliar

Perempuan Ini Tipu Toke Kopi di Pagar Alam hingga Rp 4,03 Miliar

Polres Pagar Alam melalui Satreskrim ungkap kasus tindak pidana penipuan oleh Ibu Rumah Tangga berinisial ELP warga Kuripan Babas Kecamatan Pagar Alam Utara Kot

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT