Malam 1 Rajab 1447 Hijriah/2025 Masehi jatuh setelah waktu Maghrib pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sementara 1 Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.
Bulan Rajab jadi salah satu bulan haram dalam kepercayaan Islam. Ini adalah bulan yang memiliki keistimewaan. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!
Mengacu Kalender Hijriah Tahun 2026, tanggal 1 Rajab 1447 H/2025-2026 M jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025, dimulai dari waktu Maghrib Sabtu, 20 Desember 2025.
Kementerian Agama (Kemenag) RI merilis kalender Hijriyah menyatakan 1 Rajab 1446 H bertepatan pada Rabu, 1 Januari 2025 atau tahun baru Masehi. Baca doanya...
Berdasarkan kalender hijriah yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), 1 Rajab bertepatan pada 1 Januari 2025. Oleh karenanya selain doa akhir dan awal tahun, sebaiknya setiap Muslim juga membaca doa 1 Rajab.
Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam salah satu kajiannya menjelaskan tentang dalil puasa 1 Rajab. Lalu apakah puasa 1 Rajabu memang amalan khusus di bulan Rajab?
Pada akhir tahun 2024 Masehi dan awal Tahun Baru 2025 besok bertepatan dengan awal bulan ke-7 kalender hijriah, Rajab, salah satu bulan yang dalam Al-Qurâan dengan jelas dikatakan dimuliakan. Ini doa-doa yang sebaiknya dibaca oleh setiap Muslim.
Ada banyak amalan yang dapat dilakukan di bulan Rajab dimana salah satunya ada yang menyebut puasa 1 Rajab. Lalu apakah memang ada puasa khusus di 1 Rajab? Berikut penjelasan yang diberikan oleh Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia.
Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti.