Rebecca Klopper akhirnya muncul setelah sempat hilang bak ditelan bumi. Diketahui, nama Rebecca menjadi pembicaraan lantaran kasus video syur 47 detik miliknya
Setelah lama menghilang, akhirnya aktris Rebecca Klopper muncul ke hadapan publik dan memberikan ucapan permintaan maaf dan terima kasih kepada beberapa pihak.
Beredarnya sebuah video syur 47 detik yang diduga mirip Rebecca Klopper sampai kini masih pembicaraan hangat lantaran belum ada tanggapan dari pihak terkait
Baru-baru heboh dengan video syur 47 detik mirip Rebecca Klopper yang tersebar di media sosial. Atas video tersebut, netizen pun banyak yang membeicarakannya
Kasus video syur 47 detik diduga Rebecca Klopper memanas, kini Marissya Icha pun ikut terseret lantaran dirinya angkat bicara membela kekasih Fadly Faisal itu.
Setelah viral video syur 47 detik di media sosial oleh oknum tidak bertanggung jawab membuat Rebecca Klopper masih belum buka suara dan muncul ke hadapan publik
Terungkap, kekasih Fadly Faisal, Rebecca Klopper rupanya telah membuat laporan kepolisian 3 bulan lalu sebelum beredarnya video syur 47 detik mirip dirinya
Nama kekasih Fadly Faisal, Rebecca Klopper sampai kini masih menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah beredarnya video syur 47 detik mirip dirinya
Jagat media maya dihebohkan dengan video syur 47 detik mirip aktris Rebecca Klopper. Sontak nama kekasih Fadly Faisal itu menjadi trending nomor satu di Twitter
Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul.
Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH).
Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.