Pelatih timnas sepak bola amputasi Indonesia, Syahrul Ase, menilai faktor mental menjadi penyebab utama kekalahan timnya 0-3 dari Iran pada laga terakhir Grup A Piala Asia Amputasi 2025 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Pelatih Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, buka suara setelah timnya gagal ke Piala Dunia 2026. Dia menyinggung kurangnya pengalaman para pemain Garuda INAF -julukan Timnas Amputasi Indonesia- karena masih muda.
Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia Amputasi 2026. Tim berjuluk Garuda INAF itu mengikuti jejak Timnas Indonesia yang juga gagal melaju ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pelatih Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, meminta anak asuhnya tampil habis-habisan pada laga melawan Iran di Piala Asia Amputasi 2025. Sebab, laga itu akan menjadi penentu Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia baru saja tumbang dari Irak di Piala Asia Amputasi 2025. Meski begitu, tim berjuluk Garuda INAF itu masih memiliki peluang lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Amputasi Indonesia memulai langkah yang baik menuju Piala Dunia 2026. Pasalnya, Timnas Indonesia sukses membantai Suriah 5-0 dalam laga pembuka Piala Asia Amputasi 2025 di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Kondisi Haical, santri korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, berangsur membaik setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Notopuro Sidoarjo.
Insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Seorang santri ditemukan masih hidup setelah 3 hari dalam reruntuhan, namun lengan kirinya terjepit beton
Duka yang mendalam dirasakan oleh masyarakat atas insiden bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo yang ambruk pada Senin (29/9/2025) lalu.Â
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas.
Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.