Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tani Nusantara resmi melayangkan laporkan terhadap Pakar hukum tata negara, Feri Amsari yang diduga melakukan penyebaran berita bohong mengenai swasembada pangan.
Front Persatuan Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap narasi yang dinilai menyesatkan terkait program swasembada pangan nasional, khususnya komoditas beras.
Perjuangan diplomasi untuk Palestina terus diperkuat oleh elemen masyarakat Indonesia di panggung internasional. Pada Minggu (19/4/2026), Global Peace Convoy ..
Menteri HAM Natalius Pigai kritik atau pendapat terhadap kebijakan pemerintah seperti yang dilakukan Feri Amsari merupakan hak warga negara yang dilindungi oleh konstitusi.
MenHAM RI, Natalius Pigai angkat suara perihal pelaporan terhadap akademisi yang lontarkan kritik ke pemerintah, salah satunya soal Feri Amsari yang dipolisikan
Pernyataan Feri Amsari yang menyebut swasembada pangan sebagai âkebohonganâ Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar keliru, melainkan tudingan yang menyakiti 115 juta petani Indonesia yang setiap hari bekerja memastikan negeri ini tidak kekurangan pangan.
Intip profil Abu Janda atau Permadi Arya, aktivis media sosial yang terekam murka dan diusir saat berdebat konflik AS-Israel dengan Iran hingga Palestina viral.
Persoalan hukum di Indonesia saat ini tidak lagi semata isu yuridis, melainkan telah menjadi faktor penentu kepercayaan investor dan keberlangsungan iklim usaha nasional.
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari menegaskan bahwa setiap perubahan Undang-Undang maupun aturan teknis di kementerian dan lembaga negara harus berpijak pada kepentingan publik, bukan sekadar untuk memenuhi hasrat politik kelompok elite.Â
SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.