Anak di Gresik menjadi korban pembunuhan ayahnya masih duduk di kelas 2 SD. Muhammad Qoâad Afaâul Kirom alias Afan menghabisi nyawa anaknya saat sedang tertidur
Sungguh diluar dugaan, rupanya tersangka Muhammad Qo'ad Afa'ul Kirom( 29) mempunyai alasan sendiri kenapa dirinya tega menghabisi nyawa anak kandungnya. Tersangka menyampaikan jika motif membunuh anak kandungnya sendiri lantaran dia ingin putrinya yang masih berusia 9 tahun itu segera masuk surga.
Anggota Reskrim Polres Gresik, Polda Jawa Timur, berhasil mengamankan Muhammad Qo'ad Af'aul Kirom (29), pelaku yang tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri dengan cara ditusuk di bagian punggung.
Sadis! kelakuan seorang ayah Muhammad Qo'dad Af'alul Kirom (29) yang tega habisi nyawa anak kandungnya sendiri berusia 9 tahun, di Desa Putatlor, Kecamatan Men
Bukti popularitas Megawati Hangestri sebagai atlet asing di V-League adalah ketika sopir taksi di Korea Selatan mengenalinya bahkan sampai minta tanda tangan.
Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Megawati Hangestri menceritakan bagaimana proses dirinya akhirnya bisa kembali bermain di Liga Voli Korea. Ia mengaku bahwa perjalanannya kembali dimulai berkat kepercayaan yang diberikan Kang Sung-hyung selaku pelatih Hyundai Hillstate.