Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp3,2 triliun untuk 2026 dan Rp15,5 triliun untuk 2027. Hal itu disampaikan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono.
Wamendagri Bima Arya menegur Gubernur Kaltim soal mobil dinas Rp8,5 miliar di tengah efisiensi anggaran. Soroti kelayakan dan kepantasan belanja daerah.
Berdasarkan RAPBN 2026 yang dibacakan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, total dana yang disiapkan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) mencapai Rp6,3 triliun.
Wapres Gibran Rakabuming Raka dinilai layak menjadi pejabat pertama yang berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah menghabiskan dana negara triliunan rupiah.
Kepala OIKN menjelaskan efisiensi itu memotong dari anggaran perjalanan dinas, kajian-kajian, seminar, FGD, alat tulis kantor (ATK), hingga kegiatan seremonial.
Lantaran anggaran IKN masih diblokir, Menteri PU menyebut bahwa proyek IKN saat ini tak ada progres karena anggarannya dipakai untuk program makan siang menteri
Prosiden Prabowo Subianto menyetujui anggaran sebesar Rp48,8 triliun untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya untuk beberapa proyek prioritas.
Kemenkeu melaporkan bahwa anggaran pembangunan IKN mencapai Rp43,4 triliun, atau 97,3% dari pagu anggaran Rp44,5 triliun yang sudah ditetapkan dalam APBN 2024.
Realisasi anggaran untuk pembangunan IKN itu setara 43,1% dari total pagu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang sebesar Rp44 triliun.
Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Kasus pembunuhan istri siri di madiun menuai perhatian publik. Sejauh ini, kepolisian Jawa Timur masih mendalami motif tersangka yang kini telah diamankan.