epala sekolah di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, disebut dicopot karena menegur anak dari Wali Kota Prabumulih, Arlan. Kasus ini ramai dibicarakan hingga..
Wali Kota Prabumulih Arlan, meminta maaf kepada masyarakat dan warga Prabumulih atas kegaduhan yang terjadi buntut pencopotan Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah.Â
Harta kekayaan Wali Kota Prabumulih Arlan menjadi sorotan usai dirinya diduga mencopot jabatan Roni Ardiansyah sebagai Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Sumatera Selatan.
Profil lengkap H Arlan, Wali Kota Prabumulih yang jadi sorotan gara-gara memamerkan 4 istrinya. Intip perjalanan bisnis, kekayaan Rp17 miliar, dan reaksi publik.
Kejuaraan Nasional alias Kejurnas OnePrix 2025 akan kembali digelar dalam empat putaran di empat kota berbeda, termasuk salah satunya diselenggarakan di luar Pulau Jawa.
Untuk pertama kalinya, ajang level tertinggi balap motor bebek tanah air tersebut akan diselenggarakan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tepatnya di Sirkuit Sabaru.
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah,