Monggo (68), warga Desa Luk, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret banjir bandang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Seorang nenek bernama Siti Aisyah (65) warga Desa Mokong, Sumbawa ditemukan meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus banjir bandang di Sungai Orong Ai Beta.
3 Desa di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, diterjang banjir bandang pada hari Rabu, 21 Februari 2024 sore hingga malam hari, 2 Rumah dan 1 Motor HanyutÂ
Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada korban banjir di Sumbawa, mulai dari membuka dapur umum hingga memberikan beras di lokasi pengungsian.
Salah seorang warga Sumbawa, NTB, menjadi saksi dramatis saat banjir melanda pada Jumat, 09 Februari 2024 sore. Sahdan, nama panggilannya, mengungkapkan momen mencekam saat air bah tiba-tiba menerjang rumahnya
Status tanggap darurat bencana banjir, tanah longsor diperpanjang hingga 30 April untuk Kecamatan Moyo Hulu, Lenangguar, Ropang, Empang, Lunyuk dan Alas Barat.
Banjir bandang yang menerjang 12 desa di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, korban banjir hari ini mulai membersihkan rumah mereka dari endapan lumpur dan kayu.
1000 nasi bungkus untuk sahur dibagikan ke Desa Lito 700 bungkus, dan dusun Rate, desa Berang Rea sebanyak 300 bungkus semuanya diantarkan pkl. 02.00 wita.
Penyebab bencana alam ini kata BPBD diakibatkan terbentuknya awan Cumulonimbus sehingga mengakibatkan tingginya intensitas hujan di wilayah kecamatan tersebut.
Kecamatan terparah terdampak banjir bandang yakni Kecamatan Moyo Hulu, khususnya di desa Lito, dengan data sementara dilaporkan 17 rumah hanyut terseret banjir.
warga korban banjir kabupaten sumbawa barat menerima bantuan 100 ton beras dari perum Bulog Sumbawa. Selain bantuan beras, warga juga terima bantuan makanan
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.