Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Investasi hilirisasi bauksit menjadi motor utama pertumbuhan investasi nasional pada triwulan II 2026. Realisasi investasi sektor ini mencapai Rp40,1 triliun
Presiden Prabowo Subianto semakin gencar merealisasikan asta citanya, terutama melakukan pengembangan mega proyek hilirisasi bauksit di Kalimatan Barat.
Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi alumina dan aluminium kini memasuki babak baru yang lebih
Pemanfaatan cadangan bauksit RI yang melimpah selama ini dinilai belum maksimal. Pasalnya, produksi masih didominasi ekspor bijih mentah, sehingga hilirisasi perlu segera digenjot.
Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat, yang dimiliki Antam dan Inalum menjadi andalan MIND ID untuk menggenjot hilirisasi bauksit.
Pemerintah pusat berencana melelang 4,25 juta metrik ton cadangan bauksit hasil sitaan negara yang tersebar di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Potensi nilai ekonominya ditaksir mencapai Rp1,4 triliun.
Riset dari Universitas Indonesia (UI) baru-baru ini mengungkap dampak ekonomi dari hilirisasi industri tambang, khususnya tembaga, bauksit, dan pasir silika.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan injeksi bauksit perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 1 PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) di Kalbar.
Larangan kegiatan ekspor mineral mentah oleh Pemerintah dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian ESDM, sangat dirasakan dampaknya pada sektor pertambangan di Kalimantan Barat.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.