Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi. Salah satunya adalah membuka gerai vaksin di 22 titik dengan target vaksinasi 4.000 orang pada hari Minggu (24/7/2022).
Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat Ramadhan dan Lebaran, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jateng kembali menggelar vaksinasi untuk warga pada Minggu (27/3/2022).
Binda Jawa Tengah kembali menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Kali ini 400 target vaksinasi menyasar Sekolah Dasar.
Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, kembali gelar vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun dan masyarakat umum di 13 wilayah di Provinsi Jawa Tengah
Hingga hari ini Selasa (25/01/2022) capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Banjarnegara sudah mencapai angka 40 persen dari total 97 ribu anak dan pelajar.
Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, kembali menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Rembang dengan target vaksinasi 1000 siswa.
Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17.
Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam.
Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati.
Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.