Ucapan Ketua Umum Projo Budi Arie yang viral di media sosial yang menyebut bahwa kemungkinan momentum politik dan pemilu berlangsung lebih cepat sebelum 2029 berbuntut panjang.Â
Puan mengatakan pelaksanaan Pemilu tetap dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Dia menyebut semua pihak harus mengikuti peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
Ketua DPR Puan Maharani menegaskan pemilu digelar setiap lima tahun. Hal ini menanggapi pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang rekaman videonya soal pemilu viral di media sosial.
Pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi terkait situasi dan kondisi perpolitikan Tanah Air belakangan ini turut menuai sorotan negatif.
Ketua DPD Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Kebangsaan (GMPK) DKI Jakarta, Asep Irama yang akrab disapa Bung AIR, mengkritik pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi terkait kemungkinan terjadinya percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029.
Sejumlah tokoh nasional, aktivis, dan perwakilan organisasi relawan menggelar Diskusi dan Konferensi Pers bertema âMenjaga Stabilitas dan Kondusifitas Nasionalâ pada Rabu (26/8/2026)
Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian, menilai pernyataan Budi Arie Setiadi, yang dikenal sebagai Ketua Umum Projo dan mantan Menteri Koperasi, mengenai
Ketua Umum DPP Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi meminta maaf secara terbuka terkait pernyataan dan analisisnya yang viral di media sosial. Adapun Budi Arie membuat pernyataan Pemilu 2029 berpotensi dipercepat
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menilai analogi "patahan sejarah" yang dikaitkan dengan kemungkinan percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029 sebagai analisis yang ahistoris.
Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.