News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dalam Koper

Keluarga Korban Minta Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat dalam Koper di Brebes Dihukum Mati

Keluarga Korban Minta Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat dalam Koper di Brebes Dihukum Mati

Keluarga korban pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam koper di rumah seorang warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes,  pada Senin (16/2/2026 lalu), meminta agar pelaku dihukum mati. 
Mayat Dalam Koper Ditemukan di Rumah Kosong Gemparkan Warga Brebes

Mayat Dalam Koper Ditemukan di Rumah Kosong Gemparkan Warga Brebes

Warga Desa Sukareja,.Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah digemparkan dengan penemuan mayat dalam koper, di dalam rumah kosong yang ditinggal pemiliknya bekerja di luar negeri, pada Senin (16/02/2026) sore.
Keluarga Lega Potongan Tubuh Uswatun Khasanah Telah Lengkap, Korban Mutilasi Itu Bisa Dimakamkan dengan Layak

Keluarga Lega Potongan Tubuh Uswatun Khasanah Telah Lengkap, Korban Mutilasi Itu Bisa Dimakamkan dengan Layak

Potongan tubuh Uswatun Khasanah (29) korban mutilasi dimakamkan keluarga di Kelurahan Bence, Blitar, Jawa Timur, Selasa (28/1/2025). Ayah korban sebut.....
Tim Forensik Olah TKP di Kamar 301 Hotel Adisurya Kediri, Hadirkan Pelaku Mutilasi Mayat Wanita dalam Koper

Tim Forensik Olah TKP di Kamar 301 Hotel Adisurya Kediri, Hadirkan Pelaku Mutilasi Mayat Wanita dalam Koper

Tim Laboratorium Forensik (LABFOR) Polda Jatim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi pembunuhan wanita yang mayatnya dimutilasi dalam koper.
Beberapa Bagian Tubuh Mayat Wanita Korban Mutilasi di Ngawi Belum Ditemukan, Polisi: Kami Berupaya Keras Mencari

Beberapa Bagian Tubuh Mayat Wanita Korban Mutilasi di Ngawi Belum Ditemukan, Polisi: Kami Berupaya Keras Mencari

Polisi masih mencari bagian tubuh wanita bernama Uswatun Hasanah (29), korban mutilasi yang ditemukan warga dalam koper merah di wilayah Ngawi, Jawa Timur.
Tak Hanya Mencuri, Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Koper juga Perkosa Korban

Tak Hanya Mencuri, Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Koper juga Perkosa Korban

Selain mencuri barang berharga, pelaku AND ternyata juga memperkosa korban yang sedang tertidur.
Lima Hari Berlalu, Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Koper di Pangkep Belum Ditangkap

Lima Hari Berlalu, Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Koper di Pangkep Belum Ditangkap

Polres Pangkep membantah informasi jika sudah menangkap terduga pelaku pembunuhan mayat dalam koper di Jalan Pelelangan kecamatan Pangkajene.
Polisi Sebut Mayat Dalam Koper Diduga Tewas Akibat Hantaman Benda Tumpul

Polisi Sebut Mayat Dalam Koper Diduga Tewas Akibat Hantaman Benda Tumpul

Penyelidikan kasus penemuan mayat dalam koper bernama Ramlah (48) di Jalan Pelelangan.Polisi menyebut kematian korban diduga akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala.
Mengerikan! Begini Kronologi Penemuan Mayat Wanita di Dalam Koper oleh Anaknya Sendiri di Pangkep, Terkejut ada Koper Dikerubungi Lalat

Mengerikan! Begini Kronologi Penemuan Mayat Wanita di Dalam Koper oleh Anaknya Sendiri di Pangkep, Terkejut ada Koper Dikerubungi Lalat

Warga Pangkep Sulsel dibuat geger dengan penemuan mayat wanita di dalam koper pada Sabtu (10/8/2024). Mirisnya, sang anak jadi penemu pertama jenazah sang ibu.
Pengakuan Istri Pelaku Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Bekasi, Ternyata Pelaku Lakukan Ini

Pengakuan Istri Pelaku Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Bekasi, Ternyata Pelaku Lakukan Ini

Pengakuan istri Ahmad Arif Ridwan Nuwloh pelaku pembunuhan 'wanita dalam koper' di Kabupaten Bekasi setelah mengetahui suaminya telah melakukan pembunuhan.
Kronologi Pembunuhan Wanita Open BO dalam Koper di Kuta Bali, Berawal dari Cekcok soal Harga

Kronologi Pembunuhan Wanita Open BO dalam Koper di Kuta Bali, Berawal dari Cekcok soal Harga

Pembunuhan sadis terjadi di sebuah kos-kosan Jalan Bhineka Jati Jaya IX, Nomor 15, Kuta, Badung, pada Jumat (3/5/2024) dini hari. Korban merupakan seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) bernama Rianti Agnesia (23).
Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Koper Ternyata akan Gelar Resepsi Pernikahan 5 Mei Mendatang

Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Koper Ternyata akan Gelar Resepsi Pernikahan 5 Mei Mendatang

Pelaku pembunuhan wanita dalam koper, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh, rencananya akan melangsungkan resepsi pernikahan di Gedung Auditorium Muhammadiyah Palembang pa
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT