News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dana Al Zaytun

Pengurus Yayasan dan Madrasah Al-Zaytun Diperiksa Terkait Dugaan TPPU dan Penyalahgunaan Dana BOS oleh Panji Gumilang

Pengurus Yayasan dan Madrasah Al-Zaytun Diperiksa Terkait Dugaan TPPU dan Penyalahgunaan Dana BOS oleh Panji Gumilang

Bareskrim Polri kembali layangkan panggilan terhadap sejumlah saksi terkait kasus dugaan TPPU dan penyalahgunaan dana BOS Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang. 
Bareskrim Periksa Dua Saksi Terkait Kasus TPPU Panji Gumilang

Bareskrim Periksa Dua Saksi Terkait Kasus TPPU Panji Gumilang

Bareskrim periksa dua saksi terkait kasus TPPU pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang pada Selasa (22/8/2023).
Terkuak Modus Licik Negara Islam Indonesia Cari Dana buat Bangun Peradaban, Panji Gumilang Disebut Begini

Terkuak Modus Licik Negara Islam Indonesia Cari Dana buat Bangun Peradaban, Panji Gumilang Disebut Begini

Di tengah kasus penistaan agama yang dijalani oleh pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang, salah satu mantan anggota NII mengungkapkan modus Al-Zaytun.
Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Tengah Investigasi Penggunaan Dana BOS di Ponpes Al Zaytun

Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Tengah Investigasi Penggunaan Dana BOS di Ponpes Al Zaytun

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI saat ini tengah melakukan investigasi terkait penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan pengelolaan zakat di Pondok Pesantren Al Zaytun.
Cara Al Zaytun Cari Duit untuk Bangun Peradaban Negara Islam Indonesia (NII) di Ponpes Terungkap, Pakai Modus Yayasan Yatim Piatu Dan...

Cara Al Zaytun Cari Duit untuk Bangun Peradaban Negara Islam Indonesia (NII) di Ponpes Terungkap, Pakai Modus Yayasan Yatim Piatu Dan...

Ken Setiawan mengungkapkan cara Al-Zaytun dan Panji Gumilang cari duit untuk bangun peradaban Negara Islam Indonesia (NII) berikut ini. Bahkan rela gunakan cara-cara tak wajar
Ini yang Buat Penyidikan Kasus Dugaan Penistaan Agama Panji Gumilang Memakan Waktu Lama Menurut Kapolri

Ini yang Buat Penyidikan Kasus Dugaan Penistaan Agama Panji Gumilang Memakan Waktu Lama Menurut Kapolri

Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 saksi, 20 saksi ahli dan penyidik telah menerima hasil dari Puslabfor terkait kasus penistaan agama yang melibatkan pengasuh Pondok Pesantren Panji Gumilang.  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut polisi harus cermat.
Selengkapnya
Tak Takut Kekayaan dan Aset Al Zaytun Dirampas, Dengan Lantang Panji Gumilang Teriak “Kita Bangun Kembali 10 Kali Lipat”

Tak Takut Kekayaan dan Aset Al Zaytun Dirampas, Dengan Lantang Panji Gumilang Teriak “Kita Bangun Kembali 10 Kali Lipat”

Permasalahan Pondok Pesantren Al Zaytun atau Ponpes Al Zaytun hingga kini masih terus menyita perhatian publik. Belakangan sang pimpinan, Panji Gumilang....
Panji Gumilang Bilang Berani Kembalikan Dana BOS Ponpes Al Zaytun ke Negara Bahkan Siap Beri Bunga, “Cuma 310 Juta Saja Kita Bayar Per Bulan”

Panji Gumilang Bilang Berani Kembalikan Dana BOS Ponpes Al Zaytun ke Negara Bahkan Siap Beri Bunga, “Cuma 310 Juta Saja Kita Bayar Per Bulan”

Polemik Ponpes Al Zaytun masih terus menyita perhatian publik. Belakangan pimpinannya Panji Gumilang menjadi sorotan lantaran mengaku siap untuk kembalikan dana
Pantas Panji Gumilang 'Santuy' Rekening Diblokir dan Dana BOS Distop, Pengusaha Tajir Melintir Ini Siap Biayai Al Zaytun

Pantas Panji Gumilang 'Santuy' Rekening Diblokir dan Dana BOS Distop, Pengusaha Tajir Melintir Ini Siap Biayai Al Zaytun

Panji Gumilang tetap santai menyikapi rekening miliknya diblokir dan Dana BOS Al Zaytun tak cair, ternyata ada pengusaha tajir melintir siap biayai Al Zaytun.
Panji Gumilang Malah Kegirangan Dana BOS Al Zaytun Tidak Cair, Senggol Menteri yang Sebut...

Panji Gumilang Malah Kegirangan Dana BOS Al Zaytun Tidak Cair, Senggol Menteri yang Sebut...

Panji Gumilang menyampaikan bahwa Dana BOS untuk Al Zaytun tahun ini tidak akan cair, meski begitu, Panji Gumilang mengaku tak sedih dan malah merasa bahagia.
Tiga Orang Saksi Diperiksa Terkait Dugaan Kasus TPPU dan Korupsi Dana BOS Pengasuh Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang

Tiga Orang Saksi Diperiksa Terkait Dugaan Kasus TPPU dan Korupsi Dana BOS Pengasuh Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang

Bareskrim Polri terus mendalami dugaan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Panji Gumilang.
Pablo Benua Menyatakan Siap Bela Ponpes Al-Zaytun

Pablo Benua Menyatakan Siap Bela Ponpes Al-Zaytun

Pablo Benua belum lama ini berhasil mendapatkan kesempatan untuk berbincang langsung dengan Panji Gumilang di Pondok Pesantren Al-Zaytun. 
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT