Warung kopi goyang yang berada di kawasan Jalan Kalimas Baru yang biasanya menyediakan wanita pemandu lagu atau LC kembali dirazia Satpol PP Kota Surabaya.
Berulang kali ditertibkan oleh aparat tim gabungan, aktivitas tambang pasir ilegal di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau masih berlangsung dengan cara "kucing-kucingan". Para penambang pasir ilegal tersebut berhenti beroperasi ketika akan ada razia penertiban, dan kembali beroperasi usai razia digelar.
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas B Kabupaten Situbondo, dirazia dan disisir ruang blok tahanan A3 hingga A6, mulai tempat tidur, lemari baju dan kamar mandi
Dinas Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Disbunnakkan) yang bekerjasama dengan petugas Kepolisian Polres Tebo, melakukan penyekatan terhadap kendaraan yang membawa hewan ternak saat melintas di jalan lintas Sumatera.
Pengacara Hotman Paris Hutapea akhirnya buka suara mengenai gelombang kritik yang menghampirinya setelah sempat menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Timnas Voli Indonesia kalah 1-3 (25-22, 22-25, 19-25, 18-25) dari Vietnam di babak semifinal SEA V Cup 2026, di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
Vietnam lolos ke babak final setelah mengalahkan Timnas Voli Indonesia dengan skor 3-1 (22-25, 25-22, 25-19, 25-18) di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).
Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Setelah Hotman Paris resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, pihak pelapor menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat laporannya, termasuk membawa korban menjalani pemeriksaan medis.
Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Jabatan Febrie Adriansyah sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), ikut disorot pakar kebijakan publik dan ekonomi politik Faisal Lohy.