Seorang warga Garut mengamuk di hadapan anggota DPRD Garut dan Kepala Dinas lantaran harga gas melon subsidi tak sesuai harga eceran tertinggi yang ditetapkan.
Bawaslu Garut memanggil tiga orang dari internal NasDem Garut untuk klarifikasi, termasuk seluruh pihak yang ada pada insiden sawer duit di halaman KPU Garut
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut bersama unsur lainnya seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut sepakat menerima usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait anti LGBT.
Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Garut, turut menyoroti temuan 3.000 LGBT yang disampaikan para tokoh pondok pesantren pada DPRD Garut didominasi oleh biseksual
Dalam audensi lanjutan ini, AUI menghadirkan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Garut, dan mengemukakan ada 1.004 warga Garut yang positif HIV akibat perilaku seksual menyimpang ini.
"Terkait tuntutan ada aturan lokal yang mengatur LGBT kita harus melakukan kajian terlebih dahulu, karena harus melihat ada cantolannya kepada aturan yang lebih atas," kata Enan.
Menyikapi fenomena banyaknya anggota komunitas LGBT di Garut, DPRD Garut berjanji akan menyusun Peraturan Daerah (Perda) khusus yang secara tegas melarang LGBT.
Para tokoh Ponpes yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Garut menduga kaum LGBT di Garut mencapai 3000 orang dan terang-terangan aktif di komunitas medsos.
Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola.
Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral