GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dr Syahpri Putra Wangsa

Saling Memaafkan Tapi Hukum Tetap Jalan, Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Dokter RSUD Sekayu

Saling Memaafkan Tapi Hukum Tetap Jalan, Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Dokter RSUD Sekayu

Sebuah video viral di media sosial yang menampilkan dokter yang bertugas di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan mendapat dugaan kekerasan dari keluarga pasien
Awalnya Baik-baik Saja, Keluarga Pasien RSUD Sekayu Akui Tersulut Emosi sampai Paksa Buka Masker Gegara Dokter Bilang…

Awalnya Baik-baik Saja, Keluarga Pasien RSUD Sekayu Akui Tersulut Emosi sampai Paksa Buka Masker Gegara Dokter Bilang…

Keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan menjadi sorotan publik setelah melakukan perlawanan kepada seorang dokter.
Dokter RSUD Sekayu Diintimidasi Keluarga Pasien, Anak Pasien Berikan Klarifikasi: Disitu Saya Sedikit Emosi, Gara-gara…

Dokter RSUD Sekayu Diintimidasi Keluarga Pasien, Anak Pasien Berikan Klarifikasi: Disitu Saya Sedikit Emosi, Gara-gara…

Seorang anggota keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan melakukan perlawanan kepada seorang dokter. Keluarga pasien berikan klarifikasi
Viral! Dokter RSUD Sekayu Dipaksa Buka Masker hingga Dimaki-maki Keluarga Pasien, Siapa yang Salah? Begini Kronologinya

Viral! Dokter RSUD Sekayu Dipaksa Buka Masker hingga Dimaki-maki Keluarga Pasien, Siapa yang Salah? Begini Kronologinya

Seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang diduga mendapatkan perlawanan dari keluarga pasien. 
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT